Polisi Diminta Patroli Rutin di Jembatan Siak IV
Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Ruslan Tarigan.
PEKANBARU RanahRiau.com - Meski sudah dinyatakan damai, aparat kepolisian tetap diminta melakukan patroli rutin di lokasi jembatan Siak IV, agar tidak ada aksi tawuran susulan antar kelompok pemuda Bom Lama Kelurahan Meranti Pandak dengan Kelurahan Limbungan Baru.
Langkah patroli rutin ini juga untuk meminimalisir tindak kejahatan lainnya, dimana kondisi jembatan Siak IV yang gelap gulita sangat rawan terjadinya aksi jambret, begal, penyalahgunaan narkoba, tindak asusila dan berbagai tindak kriminalitas lainnya.
"Tentunya kita sangat sayangkan aksi bentrok dua kubu pemuda ini, karena ini mencederai batin umat muslim yang sedang melaksanakan ibadah bulan suci ramadhan, kami berharap peristiwa ini tidak terulang lagi, dan kedua kubu yang sudah berdamai ini diharapkan tetap menjaga persaudaraan untuk Pekanbaru yang damai dan kondusif, jika ada masalah selesaikan dengan bijak dan arif," ujar Ruslan Tarigan selaku anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru.
Agar situasi Pekanbaru tetap terjaga keamanannya, Ruslan minta aparat Kepolisian bekerja sama dengan pihak Satpol PP dan Dishub untuk melakukan pengawasan dan patroli di lokasi jembatan Siak IV.
"Lakukan patroli rutin, karena dari jauh-jauh hari kita juga sudah ingatkan, bahwa jembatan Siak IV ini rawan terjadinya tindak kriminalitas dan tindak asusila, termasuk juga penyalahgunaan narkoba. Tidak hanya di jembatan Siak IV, patroli juga harus dilakukan di titik-titik rawan lainnya, karena saat ramadhan dan jelang idul fitri seperti sekarang tindak kriminalitas meningkat," ungkap Ruslan lagi.
Tidak hanya menjadi tugas aparat kepolisian, peran orang tua dalam melakukan pengawasan juga sangat diperlukan.
"Kepada orang tua juga kita minta berperan aktif melakukan pengawasan agar anaknya tidak ada yang ikut geng motor dan segala macamnya," pungkasnya. (Kf/bide))


Komentar Via Facebook :