Dana Desa Sidodadi Sudah Dirasakan Masyarakat, Tahun ini Fokus Pada Peningkatan Perekonomian

Dana Desa Sidodadi Sudah Dirasakan Masyarakat, Tahun ini  Fokus Pada Peningkatan Perekonomian

Dana desa sudah mulai di nikmati masyarakat Desa sidodadi Kuansing.


RANAHRIAU.COM, TELUK KUANTAN - Berbagai kegiatan pembangunan dan pemberdayaan dengan anggaran dari pemerintah pusat melalui Dana Desa (DD) sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satunya masyarakat di desa Sidodadi, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau.

"Untuk DD 2018 pekerjaannya sudah tuntas sementara untuk 2019 masih dalam proses," ujar Kepala Desa Sidodadi, Mustofa di desanya, Rabu (24/04/2019) kemarin.

Kades Mustofa juga mengatakan, bahwa total Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Sidodadi 2018 mencapai Rp 1,182.110. Sedangkan total dari APBDes tahun ini menjadi Rp. 1.148.489.592.

Adapun berbagai kegiatan dari DD 2018 yang manfaatnya telah dirasakan masyarakat seperti pembangunan infrastruktur antara lain adalah pembangunan drainase sepanjang 1.319 meter dan gedung Puskesdes dengan ukuran 6x8 meter

Kemudian Untuk penggunaan DD tahun ini, pihaknya mengacu pada perubahan aturan yang ditetapkan oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertingal dan Transmigrasi (PDTT) yakni 60 persen untuk pembangunan infrastruktur dan 40 persen untuk pemberdayaan masyarakat.

"Tahun ini penggunaan dana desa berdasarkan hasil musyawarah yang telah dianggarkan di APBDes 2019, di desa kami yang menjadi prioritas adalah pembangunan pasar desa, boxculver, Penimbunan badan Jalan dan pemberdayaan Posyandu, "ujar Mustofa.

Adapun tujuan dibangunnya pasar desa dengan ukuran lebar 4 meter dan panjang 50 meter itu, kata dia adalah demi meningkatkan ekonomi masyarakat desa.

Menurutnya, selain membangun pasar desa, pihaknya juga akan membangun boxculver (jembatan) , Penimbunan badan jalan, guna memperlancar mobilitas warga, sementara untuk pemberdayaan, tahun ini juga ada peningkatan pemberdayaan posyandu.

Dalam menetapkan kegiatan baik pembangunan maupun pemberdayaan, lanjut Mustofa, dia tidak bisa semena-mena mengikuti kehendaknya. Namun sebelumnya telah melalui proses musyawarah pembangunan cukup panjang, mulai dari musyawarah tingkat RT yang dilanjutkan dengan musyawarah tingkat desa (Musdes).

Dalam musyawarah pembangunan tersebut, banyak elemen masyarakat yang dilibatkan. Di antara tujuan pelibatan unsur masyarakat ini adalah agar masing-masing pihak memiliki usulan tentang rencana pembangunan sesuai dengan kondisi yang dihadapi mereka, sehingga usulan tersebut kemudian ditampung dan dikelompokkan berdasarkan skala prioritas sebelum dialokasikan anggarannya.

"Dengan adanya pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat dari dana desa, alhamdulillah semua bisa menikmatinya. Dan saya ucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan ke desa kami," pungkasnya.

Reporter : Eki Maidedi

Editor : Abidah
Komentar Via Facebook :