Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau Antusias Dalam Kegiatan Sosialisasi KPU Riau
Pekanbaru, RanahRiau.com- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau kembali mengadakan kegiatan goes to campus pada Selasa (12/03/19).
Kampus yang menjadi tujuan kegiatan sosialisasi KPU ini adalah Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI). Kegiatan yang dibuka oleh Wakil Rektor III Dr. Taswin Yacob, Sp.S ini dihadiri langsung oleh Komisioner KPU Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM, Nugroho Noto Susanto, S.IP
Menurut Nugroho, "Ada puluhan ribu mahasiswa di Pekanbaru, yang berpotensi golput jika mereka tidak menggunakan hak suara nya. Untuk mencegah hal itu terjadi, KPU Riau melakukan sosialisasi ke perguruan tinggi, termasuk UMRI tentang adanya kebijakan pindah memilih dan daftar pemilih khusus. Bagi yang sudah terdaftar di DPT, maka bisa pindah memilih ke kota Pekanbaru dengan meminta formulir A5. Salah satu syarat pindah memilih, dari beberapa syarat adalah sedang studi di luar alamat E-KTP." tukasnya.
Kemudian Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini juga menegaskan, "bahwa entingnya mahasiswa berkontribusi terhadap praktik demokrasi yang sedang kita helat ini. Demokrasi langsung saat ini, merupakan buah Perjuangan gerakan mahasiswa 1998. Jika maka sudah menjadi sebuah keniscayaan jika mahasiswa ikut memelihara, dan membangun demokrasi yang sudah diputuskan tersebut." ungkapnya.
Kemudian dia menambahkan, "Terkait adanya potensi kecurangan berupa politik uang, saya menegaskan dan mengingatkan bahwa ancaman pemberi dan penerima politik uang adalah pidana pemilu. Bagi peserta pemilu juga diancam dengan sanksi administrasi berup
a diskualifikasi." tambahnya.
Kegiatan sosialisasi yang langsung didampingi oleh Wakil Dekan Hukum UMRI, Raja Desril, SH., MH ini berjalan dengan sangat antusias oleh peserta. Hal ini ditandai dengan banyaknya pertanyaan yang bergulir dari masing-masing peserta sosialisasi. Pertanyaan tentang teknis pencoblosan, prosedur pindah memilih dan tentang politik uang menjadi diskusi yang menarik pada kegiatan ini.
Terakhir Nugroho mengatakan, "Saya menyarankan agar gerakan mahasiswa seperti BEM UMRI, mendaftar sebagai pemantau pemilu di Bawaslu Riau. Bawaslu akan memberikan id card resmi, dan mahasiswa bisa ikut serta langsung memantau perjalanan pemilu 2019." tutupnya
Reporter: Saleh/rls


Komentar Via Facebook :