Jasamu TNI Takkan Bisa Saya lupak Renovasi Rumah saya Sudah Rapi
JATI SARI RanahRiau.com - Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kelurahan Jati Sari; Kecamatan Jati Asih, Kota Bekasi secara total terdapat 5 unit rumah yang menjadi target renovasi, dalam TMMD Reguler ke 104 tahun 2019 Kodim 0507/Bekasi
Para personel satgas TMMD Reguler ke 104 tahun 2019, salah satunya adalah Yonif Mekanis 202 Yonif Serda Eman
, tampak bersemangat dan dibantu warga dengan mengerjakan plester dinding rumah bapak Yendi , Jumat (8/01/2019) siang.
" Selepas istirahat makan siang, kita akan menargetkan pekerjaan plester rumah bapak Yendi cepat selesai, agar selanjutnya segera bisa di kerjakan yang lain dan pengecatan nantinya " kata serda Eman
Melihat Kodisi rumahnya dikerjakan diplester dengan rapi bersama warga Bapak Yendi sangat penasaran ingin segera tahu bagaimana nanti saat rumahnya sudah selesai, karena dalam tahap plester dinding saja hatinya sudah berbunga-bunga melihat rumahnya terlihat bagus.
" Trimakasih Bapak TNI jasamu takan terlupakan , rumah saya sudah mulai tampak terlihat rapi walaupun pekerjaan tahap plester hampir selesai ," ucapnya
Sementara Satuan Setingkat Kompi (Dan SSK) Satgas TMMD, Ke - 104 kodim 0507/Bks Lettu Inf Suleman Sulaiman menjelaskan pekerjaan yang sudah dilaksanakan meliput. bogkaran 30 %, pasang bata hebel 7 cm 100 %, pekerjaan kolom 15/15 : 100 %, plester dinding dlm & luar 90 % seeta pekerjaan. acian dinding dlm : 5 %
" Pekerjaan ini dibantu para warga bersama Satgas TMMD Ke - 104 .Mudah - mudahan dikerjakan cepat selesai Sebelum waktu yang sudah ditentukan " tegas Suleman
[11:57, 3/9/2019] Praka Yunanto: Siap
[13:13, 3/9/2019] Fauzi tni: Rilis 05
Terus Dikebut Satgas, Sasaran Jalan Terusan Bagol Tembus 400 Meter
JATISARI – Satgas Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-104 tahun 2019 Kodim 0507/Bekasi, Korem 051/Wijayakarta, Kodam Jaya/Jayakarta, secara simultan terus melakukan perbaikkan dan pengecoran Jalan Terusan Bagol, salah satu sasaran fisik dalam pelaksanaan TMMD kali ini.
Hingga Sabtu (9/3) ini, lebih dari 400 meter berhasil dicor dan diselesaikan oleh Satgas TMMD, dari total panjang jalan yang akan diperbaiki 644 meter. Kapten Inf Agus dari Satgas TMMD ke-104 Kodim 0507/Bekasi menuturkan, pihaknya memang fokus menggarap Jalan Terusan Bagol pagi, siang sore dan malam, lantaran jalan tersebut merupakan sasaran fisik terpanjang.
“Sampai dengan Sabtu pagi ini, total panjang Jalan Terusan Bagol yang sudah dicor mencapai 458 meter, dari rencana pengerjaan sepanjang 644 meter. Hampir setiap hari kita lakukan pengecoran, bahkan tidak jarang sampai dinihari, agar sasaran fisik ini cepat selesai,” terang pria yang menjabat sebagai Pasiter Kodim 0507/Bekasi ini.
Ia menambahkan, dengan ritme kerja seperti yang sudah dilakukan sejak hari pertama hingga saat ini, diharapkan Jalan Terusan Bagol bisa diselesaikan seminggu sebelum penutupan TMMD ke-104 pada 27 Maret 2019 mendatang. “Jadi sisa waktu seminggu kita maksimalkan untuk perawatan dan pemeliharaan, agar kualitas hasil pengecoran terjaga,” tandasnya.
Rilis 06
Warga Jati Sari Antusias Ikuti Penyuluhan Kamtibmas kegiatan Nonfisik TMMD Ke - 104/Bks
JATI SARI - Kegiatan sasaran non fisik TMMD Ke 104 Kodim 0507/Bekasi mengelar Sosialisasi tentang Kamtibmas yang disampaikan oleh Ipda H. Bonin. S, S.Ip, MM dan Ipda Edi Supriyanto di Aula Kelurahan Jatimekar Kecamatan Jatiasih Kota Bekasi.Sabtu (9/3/19)
Kegiatan sosialisasi ini dihadiri sebanyak 109 orang yang terdiri dari ketua RT, RW, masyarakat , TNI - Polri serta aparat kelurahan.
" Keikutsertaan masyarakat serta kepedulian masyarakat terhadap kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat mutlak diperlukan." Kata Ipda H. Bonin. S, S.Ip, MM
Ditekankan, perlu segera untuk menambah Pos Kamling di tingkat RW maupun di RT, sebagai pemberdayaan masyarakat dalam menjaga lingkungan dan keamanan terhadap gangguan kamtibmas.
" Jangan melanggar aturan tidak melewati batas masing-masing kelurahan sehingga tidak terjadi kesalah pahaman antar warga”, ungkapnya.
Ia menambahkan , tujuan penyuluhan ini agar masyarakat hidup mengutamakan keamanan dan ketentraman serta tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum seperti terlibat narkoba, pencurian, minuman keras dan tindakan kejahatan lainnya.
" Saya berharap penyuluhan ini bermanfaat bagi masyarakat dalam menjalankan kehidupan kebangsaan serta bertanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban sehingga pembangunan di Kelurahan Jati Sari berjalan dengan lancar dan aman," tegasnya
Dalam penyampaiannya Ipda H. Bonin. S, S.Ip, MM salah satu warga Jati Sari, Kamal mengucapkan trimakasih dan kegiatan seperti ini sagat baik dalam pengarahanya.
" Kami warga Jati Sari sangat antusias mendengarkannya penyuluhan Kamtibmas ini mudah -mudahan nantinya keamanan dilingkungan warga tetap terjaga aman dan tentara " ungkapnya
Rilis 07
Lagi, Saka Wira Kartika Ikut Bantu Satgas TMMD Reguler Ke-104 Kodim 0507/Bekasi
JATISARI – Sebanyak 10 pelajar yang tergabung dalam Saka Wira Kartika binaan Kodim 0507/Bekasi, kembali terjun ke lokasi penyelenggaraan kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-104 tahun 2019 Kodim 0507/Bekasi, Korem 051/Wijayakarta, Kodam Jaya/Jayakarta, Jumat (8/3) sore.
Kali ini, anggota Saka Wira Kartika membantu proses pengecoran sasaran fisik Jalan Terusan Bagol yang terletak di Kampung Cakung, RT 001/RW 05, Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. “Iya ini tadi pulang sekolah, langsung mengarah ke lokasi TMMD untuk membantu pengerjaan di sini. Kalau yang sebelumnyakan bantu sasaran fisik rumah,” jelas Nita, salah satu personel Saka Wira Kartika yang turut membantu Satgas TMMD.
Lanjutnya, kedatangan para personel Saka Wira Kartika ini murni karena keinginan mereka untuk membantu pelaksanaan TMMD. “Karena program TMMD ini kan manfaatnya untuk masyarakat. Jadi kami sebagai anggota Pramuka terpanggil dan memiliki kewajiban untuk membantu TMMD ini,” tandasnya.
Untuk diketahui, selain membantu proses pengecoran pada sore hari, para personel Saka Wira Kartika ini juga membantu proses pengecoran pada malam hari. Bahkan, mereka memilih untuk bermalam di Posko TMMD. “Iya, mereka memilih untuk membantu sampai malam dan kemudian menginap di Posko TMMD. Saya sangat mengapresiasi sekali tekad dan kegigiha mereka membantu pelaksanaan TMMD ini,” ujar Pasiter Kodim 0507/Bekasi Kapten Inf Agus.
Rilis 08
Meningkatkan Kesadaran Hukum Bagi Kelurahan Jati Sari, TMMD Nonfisik Kodim Bekasi Adakan Sosialisasi
JATISARI - Dalam mencerdaskan pengetahuan masyarakat serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai Hukum, Satgas TMMD Ke 104 Kodim /Bekasi melaksanakan penyuluhan SosialisasiHukum Perdata dan Pidana di di Aula Kelurahan Jatimekar Kecamatan Jatiasih Kota Bekasi.Sabtu (9/3/19)
Sosialisasi hukum ini disampaikan. Hukum Pidana dan Perdata oleh Bp. Bayu Aji.
Pramono, SH. dari Kejaksaan Negeri Kota Bekasi dihadiri ketua RT, RW dan masyarakat sebanyak 109 orang
Bayu Aji Pramono, SH menyampaikan bahwa kegiatan dalam kegiatan TMMD ke – 104 Kodim 0507/ ekasi ini saya sangat berterima kasih dengan adanya kegiatan Sosialisasi Hukum kepada masyarakat, saat ini memang pengetahuan dan kesadaran tentang hukum sangat diperlukan sehingga untuk menstimulus masyarakat tentang pentingnya pengetahuan dan kesadaran hukum perlu dioptimalkan jangan sampai masyarakat tertipu oleh oknum yang memanfaatkan hukum untuk mengelabui atau menjerat masyarakat .
" Yang lebih penting dengan kesadaran masyarakat untuk tertib dan perduli dengan aturan hukum, tingkat kriminalitas di Kota Bekasi khususnya di kelurahan ni akan semakin menurun dan yang lebih membanggakan bagi kami tidak adanya pelanggaran hukum di masyarakat." Katanya
Ia menambahkan dalam kegiatan ini masyarakat diberikan pengarahan mengenai pengelolaan anggaran Kelurahan pengetahuan tentang pentingnya ketentuan hukum Pidana dan Perdata.
" Masyarakat yang menghadiri kegiatan ini sangat antusias mendengarkan serta menyimak materi yang diberikan, sepanjang kegiatan banyak masyarakat yang bertanya sehingga suasana sosialisasi ini menjadi tidak fakum." ungkapnya
Jamal sebagai ketua RT01/RW 05 mengatakan dengan penyampaian pihak Kejaksaan ini kita wujudkan agar masyarakat mengetahui ketentuan hukum yang berlaku serta didalam berkehidupan sehari – hari dapat menghindari pelanggaran hukum.
" Dan yang lebih penting adalah dengan ketertiban dan tingginya rasa ingin tahu masyarakat mengenai hukum maka intensitas pelanggaran hukum khususnya di Kelurahan Jati Sari semakin menurun dan mudah - mudahan kedepan menjadi tidak ada pelanggaran hukum." unkapnya
Rilis 09
Mimpi Panjang Anak-Anak Kampung Cakung Miliki Jalan Mulus
JATISARI – Jarum jam menunjukkan tepat pukul 12 siang saat matahari terik bersinar tepat di atas kepala. Mahfumnya, orang tentu akan memilih berteduh dari panas terik seperti itu. Namun, tidak bagi Daffa (10), Evan (8) dan Rahmat (7). Tiga sahabat ini asyik mengayuh sepeda mereka di atas jalan yang baru kering dicor.
Tak terlihat takut dengan panas terik matahari, ketiga bocah yang rumahnya bersebelahan di RT 001/RW 05, Kampung Cakung, Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih tak kenal lelah mengayuh dari ujung jalan ke ujung jalan lainnya. Sesekali mereka beristirahat di atas jalan yang masih mulus tersebut, melepas lelah bermain.
“Sudah lama kami mimpi bisa main sepeda di jalan yang bagus gini, kayak anak-anak di komplek-komplek rumahan. Kalau dulu, main sepeda pasti belok-belokan kalau pas hujan. Kalau panas, pasti debu doangan. Alhamdulillah dah akhirnya jalan ini dicor juga,” ujar Daffa.
Senada dengan Daffa, sang sahabat Evan pun mengaku sudah lama bermimpi bisa bermain sepeda di jalan yang bagus, memiliki permukaan yang rata dan enak untuk bermain sepeda. “Enak banget ini buat main sepeda. Panas begini aja kagak berdebu, hujan pasti kagak belok tanah lagi dah. Padahal mah belum boleh kali ini dibuat main sepeda, orang baru banget kelar semalam dicor,” tuturnya sambil tersenyum.
Baik Daffa, Evan dan Rahmat mengaku, ia dan anak-anak lain yang seumuran di Kampung Cakung sudah lama memimpikan jalan yang mulus dan bagus. Ketiganya pun berharap, jalan-jalan lain yang ada di Kampung Cakung bisa seluruhnya dicor, sehingga tidak perlu khawatir becek dan belok tanah lagi saat hujan.
Untuk diketahui, uas jalan yang dipakai ketiganya bermain sepeda adalah Jalan Terusan Bagol yang terletak RT 001/RW 05, Kampung Cakung, Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi yang menjadi salah satu sasaran fisik kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 tahun 2019 Kodim 0507/Bekasi, Korem 051/Wijayakarta, Kodam Jaya/Jayakarta.
Rilis 10
Satgas TMMD Lembur Pengecoran Jalan Maun Hingga Dinihari
JATISARI – Satgas Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-104 tahun 2019 Kodim 0507/Bekasi, Korem 051/Wijayakarta, Kodam Jaya/Jayakarta langsung melanjutkan pengerjaan sasaran fisik ruas Jalan Maun di RT 002/RW 06, Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, mulai Jumat (8/3) malam sampai Sabtu (9/3) malam.
Komandan Sasaran Fisik Jalan Maun Sertu Prayudha dari Skatek 201/Lanud Halim Perdanakusuma, Komando Operasi – 1 TNI AU menuturkan, personel Satgas TMMD dari unsur TNI AU yang bertanggung jawab mengerjakan Jalan Maun, hingga Sabtu (9/3) mampu mengecor hampir 90 persen ruas jalan tersebut.
“Alhamdulillah hingga Sabtu (9/3) pagi kita berhasil menyelesaikan pengecoran ruas Jalan Maun sepanjang 185 meter dari 195 meter yang rencananya akan dikerjakan. Semalaman kami bersama-sama dengan warga mengecor ruas jalan ini. Semakin cepat selesai, bisa semakin cepat digunakan oleh masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Salwiyah (32) warga sekitar bersyukur dan berterima kasih atas pengecoran jalan di kampungnya. “Iya Alhamdulillah, jalannya nambah lagi yang dicor. Kemarin kan di sebelah (Jalan Al-Hidayah). Kalau sudah selesai dicor dua-duanya, enak nanti nyambung jalannya. Syukur-syukur ditambahin lagi ini, masih ada yang belum dicor di sini jalannya,” kata Salwiyah.
Sekadar usul bagi rekan-rekan yang ingin menulis feature secara mendalam, bisa mengangkat tema salah satu legenda masyarakat sekaligus memiliki nilai sejarah, mengenai Nyi Mas Mayangsari. Lokasi makamnya tidak jauh dari lokasi TMMD, terkenal sebagai salah satu objek sejarah, ikut berjuang melawan penjajah. Legendanya banyak diketahui masyarakat, salah satunya soal senjata ular berbisa untuk melawan penjajah. Nah, sampai sekarang di Jatiasih masih banyak ditemukan ular-ular tersebut secara tiba-tiba. Diyakini masyarakat sebagai bagian dari sisa-sisa ular untuk melawan penjajah. Ular itu bantuan dari Kerajaan Cirebon untuk Kerajaan Sumedang Larang (tempat Nyi Mas Mayang Sari berasal). Salah satu yang mengalaminya adalah Pak Kadir yang rumah tidak layak huninya direnovasi Satgas TMMD. Tepat sebelum direnovasi, rumahnya yang bolong di bagian belakang sempat dimasuki ular kobra warna hitam dan lumayan panjang.


Komentar Via Facebook :