Memupuk kebermanfaatan

Peran Serta Masyarakat dalam Peningkatan Mutu Pembelajaran di Sekolah

Peran Serta Masyarakat dalam Peningkatan Mutu Pembelajaran di Sekolah

RanahRiau.com- Lingkungan sekolah yang kondusif bisa berfungsi sebagai pusat kegiatan belajar mengajar berbasis komunitas untuk mendorong keberlanjutan yang arah yang lebih baik. Untuk itu, dukungan masyarakat di sekolah perlu disinergikan dengan program yang ada di sekolah dalam mewujudkan sekolah yang mampu melaksanakan pembelajaran yang berkualitas.

Sesuai dengan UU No 20 Tahun 2003 Pasal 54 Ayat 1 Tentang Sistem Pendidikan Nasional menyatakan bahwa “ Peran serta masyarakat dalam pendidikan meliputi peran serta perseorangan, kelompok, keluarga, organisasi profesi, pengusaha, dan organisasi kemasyarakatan dalam penyelenggaraan dan pengendalian mutu pelayanan pendidikan”. Ayat 2 menyatakan bahwa “Masyarakat dapat berperan serta sebagai sumber, pelaksana, dan pengguna hasil pendidikan”.

Merujuk akan hal ini, bertempat di Hotel Tjokro Pekanbaru (26 Januari 2019) Tanoto Foundation, Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru dan Kantor Kementerian Agama melaksanakan Pelatihan Peran Serta Masyarakat. Pelatihan ini merupakan lanjutan dari rangkaian Program PINTAR (Pengembangan Inovasi untuk Kualitas Pembelajaran) yang telah dimulai di tahun 2018 lalu. Pada tahun lalu (2018), Tanoto Foundation telah melakukan pelatihan MBS (Manajemen Berbasis Sekolah) dan Pembelajaran kepada 1.346 guru, kepala sekolah dan pengawas di Provinsi Riau. Sebanyak 339 orang diantaranya merupakan pendidik dari Kota Pekanbaru.

Adapun materi yang akan dilatihkan adalah:

  •    Mengidentifikasi Manfaat Peran Serta Masyarakat dalam meningkatkan mutu pembelajaran
  •     Mengiventarisasi Jenis Peran Serta Masyarakat
  •     Mengidentifikasi Cara Mendorong Peran Serta Masyarakat

Peserta yang terlibat dalam pelatihan ini berjumlah 102 orang yang merupakan utusan 16 SD/MI dan 8 SMP/MTs dimana masing- masing sekolah mengirimkan 4 peserta (KS, Guru dan 2 Komite Sekolah). Selain dari sekolah, hadir juga pengawas yang berasal dari Pengawas Sekolah SD/MI dan Pengawas SMP/MTs.

Pentingnya dukungan masyarakat pada sekolah untuk mencapai keberhasilan pembelajaran perlu didorong secara massif. Namun hal ini bergantung kepada bagaimana cara sekolah dalam melibatkan masyarakat sesuai dengan potensinya masing-masing. Melalui Progam PINTAR (Pengembangan Inovasi untuk Kualitas Pembelajaran), Tanoto Foundation menfasilitasi sekolah mitra program untuk mengidentifikasi keterlibatan masyarakat dan bagaimana cara untuk mendorongnya agar semua pihak bersinergi dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu melalui Pelatihan Peran Serta Masyarakat.

Kepala Kantor Kemenag Kota Pekanbaru Bapak Drs. H. Edward S. Umar, M.Ag yang hadir membuka acara ini mengatakan, “Kami mendorong orang tua dan komite sekolah untuk lebih maksimal menyusun program-program disekolah yang mudah dilaksanakan oleh sekolah. Sehubungan dengan kegiatan hari ini sangat sejalan dengan apa yang sekolah dan komite sekolah butuhkan. Ini sangat baik sekali”.

Selain dari Kantor Kementrian Agama, kegiatan ini juga dihadiri oleh Kasie Kurikulum SD, Bapak Sakban, M.Pd. Beliau berpesan kepada para komite sekolah agar selalu peduli dengan keberadaan sekolah yang berada dibawah tanggungjawabnya. “Mari kita sama-sama kawal perkembangan sekolah, karena dalam mengelola sekolah dibutuhkan dukungan dari semua pihak, baik komite sekolah, kepada desa atau lurah maupun walimurid. Semoga apa yang didapat selama pelatihan ini bisa dilaksanakan dan kami juga berharap Tanoto Foundation terus mendampingi sekolah dalam pelaksanaan nantinya”.  

Bapak Dendi Satria Buana, Koordinator Propinsi Tanoto Foundation Riau menyampaikan bahwa,  “Tanoto Foundation adalah organisasi filantropi independen yang fokus pada pendidikan. Kami percaya bahwa Pendidikan Berkualitas dapat Mempercepat Kesetaraan Perluang. Untuk mewujudkan itu Tanoto Foundation bekerjasama dengan mitra yang memiliki pemikiran yang sama pada tiga hal yaitu memperbaiki lingkungan belajar mengajar, menciptakan pemimpin masa depan dan memfasilitasi penelitian medis dan ilmu pengetahuan. Melalui salah satu program yakni PINTAR (Pengembangan Inovasi dan Kualitas Pembelajaran) kami meningkatkan ekosistem pendidikan melalui pengembangan kapasitas pengawas, kepala sekolah dan guru, serta pendidikan orang tua dan partisipasi masyarakat”.

Kegiatan ini dilaksanakan 1 hari penuh dan dilaksanakan dengan metode pembelajaran pendagogik, dimana pelatihan dilaksanakan dua arah. Peserta aktif dalam dalam kelas, diskusi dan tanya jawab. Fasilitator yang membawakan materi merupakan kepala sekolah dan pengawas sekolah Kota Pekanbaru yang sudah dilatih di Training of Trainer pada tahun 2018 yang lalu.

 

 

Sumber : Yayasan Bhakti Tanoto

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :