Raker Komite II DPD RI Dengan Kemenhub
Infrastruktur Bidang Perhubungan di Riau Perlu Diprioritaskan
Anggota DPD RI asal Riau, Edwin Pratama Putra bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi
JAKARTA, ranahriau.com - Dihadapan Menteri Perhubungan (Menhub) RI Budi Karya Sumadi, Anggota DPD RI Edwin Prtama Putra sampaikan keluhan perihal infrastruktur bidang perhubungan yang kurang memadai di Riau, saat Rapat Kerja (Raker) bersama di Gedung DPD RI, Senayan Jakarta, Rabu (19/2/20).
Edwin yang merupakan Anggota DPD RI perwakilan Provinsi Riau itu menceritakan bagaimana kondisi terkini perihal ketersediaan maupun kekurangan sejumlah infrastruktur yang menjadi domain Kementerian Perhubungan.
"Riau merupakan kawasan potensial di jalur darat maupun laut. Kita sudah menghimpun beberapa aspirasi dari daerah, terkait ketersediaan fasilitas perhubungan," terang Edwin.
Ia menceritakan, Ada 2 pelabuhan strategis di Riau yang berbatasan langsung dengan Negara tetangga. Yakni Pelabuhan Samudera di Kuala Enok, Kabupaten Indragiri Hilir dan Pelabuhan Tanjung Buton, Kabupaten Siak.
Dimana kedua pelabuhan ini memang perlu perhatian khusus bagi Pemerintah Pusat, untuk meningkatkan perekonomian Daerah.
"Pak Gubernur Riau yang langsung minta untuk menjadi salah satu prioritas bagi Kemenhub, supaya alur transportasi maupun aktifitas angkutan barang jasa baik ekspor maupun impor di Provinsi Riau dapat lebih ditingkatkan," jelasnya.
Disambungnya lagi, di Riau saat ini tidak memiliki jalur perhubungan jenis Kereta Api. Mengingat program Presiden Jokowi membangun jalur tol trans Sumatera maka layak rasanya jika dibangun jalur Kereta Api di Riau. Untuk itu ia pun meminta agar Kemenhub melihat kondisi tersebut.
Usai memberikan pendapat pada Raker yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPD RI Sultan Bachtiar, Edwin menyerahkan aspirasi secara fisik kepada Menhub, untuk ditindaklanjuti dan direalisasi. (Nof)


Komentar Via Facebook :