ASITA RIAU Minta Pemerintah Intervensi Aturan Bagasi Maskapai

ASITA RIAU Minta Pemerintah Intervensi Aturan Bagasi Maskapai

Pekanbaru, RanahRiau.com- Sejak 8 Januari 2019 kemarin, maskapai penerbangan Lion Air dan Wings Air yang tergabung dalam Lion Air Group tidak lagi memberikan fasilitas bagasi gratis sebanyak 20 kg kepada penumpang. Penumpang hanya akan mendapatkan fasilitas luggage atau bagasi kabin dengan berat maksimal 7 kg. Sedangkan untuk Batik Air, tidak ada perubahan kebijakan bagasi.

Kebijakan dari Manajemen Lion Air Group tersebut tidak mendapatkan respon positif dari para pengusaha agen perjalanan. Pasalnya, kebijakan tersebut dianggap merugikan mereka. “Kebijakan ini memiliki dampak yang besar bagi dunia penerbangan di tanah air,” kata Ketua Association of Indonesian Tour and Travel Agency, Dede Firmasyah, pada Rabu (12/1/2019).

Dede mengatakan bahwa kebijakan ini memberatkan penumpang sehingga akan berpengaruh kepada penjualan tiket domestik. Masyarakat terpaksa membayar lebih dari biasanya untuk mendapatkan space bagasi. Padahal saat ini harga tiket juga sudah mahal. Bukan tidak mungkin juga, kebijakan ini akan memicu maskapai lainnya melakukan kebijakan yang sama. “Ini tentu menjadi pengaruh bagi pelancong dalam negeri. Nantinya pelancong justru melihat liburan ke luar negeri seperti Singapura dan Malaysia menjadi lebih murah. Khususnya untuk masyarakat Pekanbaru,” sebut Dede.

Di samping itu, kebijakan ini juga akan mengganggu bisnis cinderamata untuk destinasi wisata. Karena bagasi yang mahal, kebiasaan masyarakat untuk membawa oleh-oleh pun akan terpengaruh. “Mereka jadi mikir-mikir bawa barang banyak karena harus bayar lebih,” tambah Dede.

Menurut Dede, pemerintah khususnya di tingkat Pusat perlu mengambil kebijakan dalam hal ini. Karena jika dibiarkan, tentu akan bertentangan dengan keinginan pemerintah untuk meningkatkan geliat pariwisata. Selain itu sistem ini juga lama-kelamaan akan membunuh para travel agent konvensional. “Banyak UMKM yang akan terpengaruh jika pemerintah tidak mengatur regulasi tentang bagasi penerbangan,” tutupnya.

 

 

Reporter : Hafidz

 

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :