15 Hektare Lahan Gambut di Pesisir Riau Terbakar
Pekanbaru, RanahRiau.com- Kebakaran lahan gambut terjadi di daerah pesisir Provinsi Riau, tepatnya
di Kabupaten Rokan Hilir, yang diperkirakan luasnya sudah mencapai 15
hektare.
"Ini sudah hari ketiga kebakaran itu terjadi,
daerahnya masuk ke Desa Mamugo, Kecamatan Tanah Putih, Rokan Hilir.
Luasnya sekitar 15 hektare," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana
Daerah (BPBD) Riau Edwar Sanger kepada Antara di Pekanbaru, Rabu.
Edwar
mengaku heran kebakaran lahan masih juga terjadi di Riau, padahal ini
baru awal tahun 2019. Sebelumnya, pada akhir tahun 2018, Riau mengalami
bencana banjir di sebagian daerah yang membuat Gubernur Riau terpaksa
menetapkan Status Siaga Darurat Banjir dan Longsor (Bansor).
"Belum
lagi lurus pinggang saya, tanggal 31 Desember baru selesai status siaga
bansor, sekarang sudah muncul kebakaran lagi," kata Edwar.
Ia
menjelaskan lahan yang terbakar merupakan area "open access", yaitu
merupakan bekas konsesi perusahaan pengusahaan hutan yang izinnya sudah
habis. Hingga kini penyebab kebakaran belum bisa dipastikan, namun Edwar
meminta agar aparat penegak hukum mengusut kasus kebakaran lahan di
Pasir Putih itu.
"Harus ada investigasi," kata Edwar.
Ia
mengatakan sejauh ini upaya pemadaman masih mengandalkan BPBD Rokan
Hilir yang dibantu oleh Manggala Agni dan jajaran TNI setempat. "Kami
akan lihat perkembangannya beberapa hari ke depan," kata Edwar ketika
ditanyakan apa BPBD Riau akan mengirimkan personel ke sana.
Badan
Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru
menyatakan kebakaran lahan di Rokan Hilir terpantau dari satelit Terra
dan Aqua sejak Rabu pagi. Di daerah pesisir Riau itu terdeteksi dua
titik api dengan tingkat keakuratan di atas 70 persen, sehingga
dipastikan adalah kebakaran lahan.
Sumber : Antara


Komentar Via Facebook :