Realisasi KUR di Riau Mencapai Rp2,2 Triliun

Realisasi KUR di Riau Mencapai Rp2,2 Triliun

Pekanbaru, RanahRiau.com- Kantor Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Riau mencatat realisasi dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dialokasikan oleh pemerintah pusat di wilayah setempat hingga November 2018 ini sudah mencapai sekitar Rp2,2 triliun. "Realisasi KUR sebesar Rp2,2 triliun di Riau ini baru 2,47 persen dari total anggaran yang disediakan secara nasional," kata Kepala Kantor Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Riau, Tri Budhianto, kepada antara di Pekanbaru, Selasa.

Tri Budhianto menjelaskan dari 12 kabupaten/kota yang ada di Riau pengguna KUR terbesar Kampar dengan nilai Rp356 miliar, lalu diikuti peringkat dua Pekanbaru dan Rokan Hulu sekitar Rp257 miliar. "Kabupaten Kampar selama ini konsisten menyalurkan KUR mulai dari triwulan I hingga III. Maka Kampar bisa merealisasikan Rp356 miliar," tutur Tri.

Tri menielaskan untuk tingkat nasional  program unggulan pemerintah Pesiden Joko Widodo – Jusuf Kalla, sudah terserap sekitar Rp100 triliun dengan jumlah penerima 3,7 juta jiwa.

Dia menjelaskan dalam empat tahun, penyaluran KUR tercatat mencapai Rp293,8 triliun, namun belum pernah mencapai target setiap tahun. "Padahal pemerintah sudah berupaya untuk menggenjot penyerapan KUR yang diharapkan akan digunakan oleh para UMKM. Salah satu yang dilakukan yaitu dengan menurunkan bunga kredit tersebut. Kalau dulu pengusaha kecil bunganya 22%, pengusaha besar bunganya 12% ini nggak adil. Jadi pak presiden sudah menurunkan bunga KUR dari 22% menjadi 9%. Kemudian kemarin bunganya turun lagi di 2018 menjadi 7%," jelasnya.

Selanjutnya dikatakan Tri, terhitung sejak tahun 2015 target penyerapan KUR untuk digunakan UMKM dianggarkan sebesar Rp 30 triliun. Namun, penyerapan KUR pada tahun 2015 hanya mencapai Rp 22,7 triliun dengan total jumlah penerima mencapai 1 juta orang.

Kemudian, pada tahun 2016 target penyerapan KUR untuk digunakan UMKM dianggarkan sebesar Rp 100 triliun. Namun, capaian dari realisasi penyerapan KUR hanya mencapai Rp 94 triliun. Dengan jumlah penerima KUR mencapai 4,3 juta orang. "Sementara itu di tahun 2017 target penyerapan KUR untuk digunakan UMKM dianggarkan sebesar Rp 110 triliun. Namun, hanya terserap Rp 96 triliun dengan jumlah penerima mencapai Rp 4,08 juta orang. Sementara di tahun 2018 target penyerapan KUR untuk digunakan UMKM dianggarkan Rp 123 triliun," pungkas Tri Budhianto.

 

 

Sumber : Antara

 

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :