Harga TBS Kelapa Sawit Di Kuansing Anjlok

Maruli Tamba Minta Pemkab Turun Tangan Stabilisasi Harga

 Maruli Tamba Minta Pemkab Turun Tangan Stabilisasi Harga

Kuantan Singingi, RanahRiau.com- Anggota DPRD Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Maruli Tamba ST, berbicara peran Pemkab Kuansing untuk segera mengatasi anjloknya harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Kuansing. “Sejak beberapa pekan terakhir ini harga TBS kelapa sawit di Kabupaten Kuantan Singingi anjlok di level harga Rp 1.070/Kg. Dengan harga yang anjlok itu jelas para petani kelapa sawit mengeluh dan mau tidak mau mereka terpaksa harus menjual dengan harga tersebut,” kata Maruli Tamba kepada wartawan, Rabu (31/10/2018).

Dalam kondisi seperti ini, anggota DPRD dari fraksi PDI-P Kuansing ini meminta kepada Bupati melalui instansi terkait untuk secepatnya tangap mencarikan solusi guna menstabilisasi harga TBS di Kuansing saat ini. “Setegas-tegasnya kita meminta peran Pemkab untuk hadir mengatasi anjloknya harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit ini, Bupati dan bawahannya harus  secepat-cepatnya turun tangan dalam mengatasi persoalan harga TBS ini. Sebab, harga TBS di tingkat petani kita terus mengalami penurunan, padahal di daerah lain ada yang mengalami kenaikan,” jelasnya.

“Di daerah Kabupaten lain, seperti daerah  Kabupaten di Sumbar harga sawit ada yang mencapai Rp1.500an/Kg bahkan lebih, kenapa ditempat kita harga TBS hanya berada diangka Rp.1070/Kg, Ini kan aneh, beda harganya jauh, oleh karena itu kita menilai Pemkab berhak turun tangan dan harus mengkritisi kondisi ini pada setiap pabrik kelapa sawit yang ada di Kuansing," tegas Maruli.

Sambungnya lagi, kondisi ini memang harus segera menjadi perhatian serius pemkab Kuansing. Sebab, hampir 50 persen dari petani di Kabupaten Kuansing bergantung dari hasil kelapa sawit. Kalau kondisi ini terus dibiarkan, ekonomi tingkat petani kelapa sawit Kuansing bisa menjadi lebih buruk kalau pemkab tidak berperan da tidak adanya pengawasan dalam stabilisasi harga.

“Sebagai wakil rakyat, kita pinta pemkab bisa secepatnya mencarikan solusi untuk mengatasi problem ini, mengingat banyak petani kelap sawit di kabupaten Kuansing terus merasakan dampak negatifnya yang dapat  berpengaruh pada perekonomian mereka” ungkapnya.

“Oleh karena itu sangat diperlukan kerjasama dan keseriusan untuk menyikapi kondisi ini, saya memandang sebagai wakil rakyat. Anjloknya harga sawit di Kuansing harus secapatnya mendapatkan solusi, ini tentu peran pemerintah dengan dukungan kita bersama," tutupnya.



Reporter : Eki Maidedi


Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :