Akibat Diguyur Hujan Lebat, 30 Unit Rumah Terendam Banjir
RanahRiau.Com, Sijunjung - Akibat diguyur hujan lebat selama kurang lebih 12 jam, kawasan Timpeh 6 Jorong Kamang Abadi dan Kamang Madani Nagari Kamang, Kecamatan Kamang Baru Kabupaten Sijunjung Provinsi Sumatera Barat terendam banjir, Kamis (20/09/2018)
Menurut Suyoko (36) air berasal dari sungai Timpeh, ada beberapa titik pemukuman warga mengalami dampak terparah pada banjir kali ini. suyoko menerangkan, air mulai masuk ke rumahnya kira-kira pukul 05:00 WIB. dini hari, dan Hujan telah mengguyur kawasan ini dari tadi malam tanpa henti hingga pagi hari ini,"terangnya
Dikatakan Suyoko, Air tiba-tiba saja datang dalam waktu yang singkat menggenangi rumahnya hingga setinggi 1 meter.
Adapun Banjir dikawasan ini kerap terjadi Menurutnya suyoko, karena maraknya aktivitas ilegal loging di kawasan hutan di hulu sungai.
Dari pantauan wartawan RanahRiau.com di lapangan, terdapat 30 unit rumah yang mengalami dampak terparah dari banjir dengan kedalam air rata-rata kurang lebih satu meter.
Akibat dari banjir banyak hewan ternak warga yang hanyut seperti kambing dan ayam, serta tanaman palawija masyarakat seperti cabe dan sayur-sayuran banyak yang rusak, serta banyak peralatan rumah tangga dan barang elektronik milik warga rusak akibat rendaman air
Saat ini masyarakat sangat membutuhkan bantuan pangan, pakaian dan obat-obatan karena masyarakat tidak dapat menyajikan masakan akibat kerusakan oleh banjir serta banyak anak-anak mengeluhkan sakit gatal-gatal pada kulit mereka.
Hingga saat ini, wali Nagari,Kodim, Koramil, Kapolsek dan BPBD sudah turun ke lokasi Banjir untuk membantu warga yang terdampak banjir sekaligus melakukan pendataan jumlah kerugian yang dialami masyarakat.
Reporter : Ahmad Hendrizal


Komentar Via Facebook :