Akibat Bocornya Limbah Sampai Ke Sungai, Sampai Saat Ini PT.SUN Masih Ditutup
Kuantan Singingi, RanahRiau.com - PT. Sinar Utama Nabati (SUN) Sampai saat ini Masih ditutup dan tidak dibenarkan beroperasi. Akibat Bocornya Limbah dari PT. SUN sampai ke sungai Singingi diduga menjadi penyebab banyaknya ikan yang mati, PT SUN dilarang beroperasi sementara, hingga sampai ada kejelasan dari pihak perusahaan terkait persolan yang disampaikan masyarakat desa Sungai Bawang.
Tutupnya PT SUN sampai saat ini, dibenarkan oleh Muhammad Yasin yang merupakan Tokoh Masyarakat kepada RanahRiau.com, Senin (03/09/2018) Sore ini.
" Ya, Sampai saat ini PT SUN masih tutup, Karena Perwakilan masyarakat Kecamatan Singingi dan Singingi Hilir, telah meraih kata sepakat dengan pihak PT. SUN untuk menghentikan Operasional Pabrik, sampai ada penyelesaian dari pihak berkompeten perusahaan," kata Muhammad Yasin
"Rencana besok pagi diadakan pertemuan yang dimediasi camat Singingi, Sekarang saya lagi menunggu surat undangan dari Camat" ujarnya
Dikatakan Muhammad Yasin, Sebenarnya masyarakat tidak anti terhadap perusahaan, artinya mendukung dengan berdirinya perusahaan di sana, akan tetapi pihak Perusahaan harus juga menjaga hubungan baik dengan masyarakat, jangan sampai masyarakat merasa dirugikan atau diganggu, misalnya pengelolaan limbah dengan baik jangan sampai tumpah ke sungai, bau limbah jangan sampai mengganggu masyarakat sekitar, asap pabrik juga diminimalisir, tenaga kerja sesuai dengan kesepakatan dengan mengutamakan putra Tempatan.
"Kalau itu semua bisa dipenuhi oleh perusahaan, gak akan ada masalah,"tandasnya
Reporter : Eki Maidedi


Komentar Via Facebook :