Mirisss.. Di Gubuk Reot, Nek Kida Bersama Anaknya Belum Bisa Bernapas Lega
Kuantan Singingi, RanahRiau.Com- Selama 45 tahun Reni warga Desa Seberang Cengar Kecamatan Kuantan Mudik tercatat sebagai penyandang Disabilitas, Dia tinggal bersama ibunya Kida (72) tahun yang sudah Lanjut Usia (Lansia). Mereka tinggal di Gubuk Reot yang Kini Belum Bisa 'Bernapas Lega'
Nek Kida yang merupakan Wanita Lansia ini harus menghadapi tantangan dunia pana demi mempertahankan kehidupan bersama anaknya yang tidak bisa apa-apa, dalam kesehariannya Nek Kida mencari sesuap nasi untuk menghidupi seorang anak perempuannya yang menyandang Disabilitas dari Lahir dengan cara keluar masuk semak belukar sebagai petani karet (Manakiak, red)
Kondisi tempat tinggal Nek Kida sangat menyedihkan. Dinding dari beton kini sudah ada yang roboh karena telah lapuk, kondisi atap rumah telah ada yang bolong-bolong, Sehingga saat hujan Nek Kida harus menggunakan Ember ditengah rumahnya sebagai penampung air.
Kepala Desa Seberang Cengar Nopendri saat dikonfirmasi, Kepada Ranahriau.com Nopen Menyampaikan bahwa memang benar Nek Kida sudah Lansia, Nek Kida bekerja sebagai petani karet untuk bertahan hidup bersama anaknya yang selama 45 tahun menyandang Disabilitas. Sementara mereka tinggal di Gubuk Reot yang jauh dari kelayakan," kata Nopen
Kita dari Pihak Pemerintah Desa sudah mengupayakan bagaimana supaya Nek Kida Bersama anaknya mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah, Terutama seperti Rumah Layak huni, bantuan Sandang, maupun pangan. Karena diusia senja Nek Kida dengan tubuh yang kurus dan pakaian yang lusuh sangat memprihatikan , apalagi harus menafkahi anaknya Reni yang merupakan penyandang Disabilitas,"cetusnya
Dikatakan Nopen, "Kita berharap Nek Kida bersama anaknya Reni bisa tinggal di rumah yang layak dan mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah Terutama Pemerintah Daerah Kuansing,"Ujarnya menandaskan
Reporter : Eki Maidedi


Komentar Via Facebook :