Bersama WPR, Dialoq Publik DPD RI Berlangsung Seru, Sektor Pembangunan Ekonomi Riau Jadi Sorotan

Bersama WPR, Dialoq Publik DPD RI Berlangsung Seru, Sektor Pembangunan Ekonomi Riau Jadi Sorotan

Pekanbaru, RanahRiau.com- Salah satu agenda untuk mewujudkan kinerja Konstitusional DPD RI, Anggota DPD RI Dapil Riau bersama Mitra kerja yaitu Wartawan Parlemen DPRD Provinsi Riau menggelar dialog Publik dengan korelasi tema pembangunan ekonomi Riau, Kamis, (1/3/2018).

Acara yang diselenggarakan di Whiz Hotel ini hadirkan narasumber Viator Butar Butar selaku Pakar Ekonomi Pembangunan Riau, Hardianto, SE, Pemerhati Pembangunan Riau dan Kepala Bappeda Riau Rahmat Rahim yang diwakilkan oleh Gaffar salah satu Kepala Subdit Bappeda Riau.

Dengan hadirnya Puluhan mahasiswa dan masyarakat umum dalam dialog tersebut, semakin meramaikan suasana dengan pemaparan dari segi akademis hingga pandangan ekonom terkait korelasi kinerja konstitusi DPD RI dalam perannya membangun daerah yang diwakilkan.

Dibawakan dengan suasana serius namun santai, Moderator dialog Satria Batubara memberikan kesempatan kepada setiap narasumber untuk memaparkan tajuk dialoq tersebut.

Anggota DPD RI, Intsiawati Ayus mengatakan, dalam korelasi mewujudkan Konstitusional DPD RI diperlukan instrumen komunikasi dan harmonisasi dari setiap daerah. pasalnya, kata dia, pembangunan ekonomi menjadi salah satu penunjang kemajuan daerah, sehingga dibutuhkan kerjasama antara daerah dan pusat untuk bersama menjemput peluang anggaran membangun daerah.

"Ini Penting, jika riau ingin maju dari segi ekonomi tentu harus punya kemauan untuk melihat peluang bantuan dari pusat, artinya dengan adanya keterwakilan di DPR dan DPD RI dapil Riau, mestinya pemerintah provinsi bisa memanfaatkan akses itu untuk pembangunan Riau agar lebih baik," jelasnya.

Tidak hanya itu, disisi lain, Pakar Ekonomi Riau viator Butar butar pun menyorot soal kurangnya inovasi pemerintah riau dalam mewujudkan sumber sumber pembangunan ekonomi, baik makro atupun mikro.

"Mestinya Pemerintah bisa merencanakan hal hal yang bisa dikembangkan dari berbagai sektor ekonomi masyarakat untuk pembangunan, jangan hanya melanjutkan program yang telah berjalan dengan skema yang sama pula, namun harus ada pola lain yang mampu mengangkat ekonomi masyarakat, misalnya kuliner. jangan kita munculkan sektor pariwisata tapi sarana dan prasaranan nya masih minim," Papar Viator.

Viator pun menambahkan, Jika Riau ingin maju dalam pembangunan ekonomi harus pandai membaca peluang dan perencanaan yang tepat untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Artinya, sambung dia, jangan hanya fokus pada sektor makro saja tapi harus melihat sisi lain dari sektor ekonomi mikro yang lebih mengarah pada kesejahteraan masyarakat.

"Coba kita lihat, sekarang ini kuliner yang ada di Riau banyak macamnya, dan bahkan sudah mulai masuk kuliner dari daerah lain, tentu saja ini sebuah pertumbuhan yang baik, mestinya pemerintah melihat peluang itu dan memberikan fasilitas bagi masyarakat untuk menumbuh kembangkan sektor tersebut." Imbuhnya.

Hal Senada juga disampaikan oleh Pemerhati Pembangunan Riau, Hardianto. Katanya, untuk korelasi pembangunan riau akan maju apabila pemerintah Riau bisa mempersiapkan rancangan pembangunan ekonomi dengan matang dan tepat sasaran.

Sementara itu, Perwakilan dari bappeda Riau, Gaffar mengatakan, untuk soal perencanaan dan kesiapan program pembangunan memang mestinya harus diperbaiki, dan tentunya setiap saran dan kritik akan menjadi tolok ukur Bappeda riau dalam mempersiapkan program program yang lebih inovatif dan tepat sasaran mengarah pada sektor ekonomi masyarakat.

"tentunya kritik dan saran dari para pakar akan kita perhatikan dan menjadi catatan untuk lebih baik lagi agar dalam perencanaan mempertimbangkan banyak aspek dan sektor ekonomi masyarakat." Tandasnya.

Diakhir dialoq Publik, Anggota DPD RI Ibu Intsiawati Ayus memberikan kenang-kenangan berupa plakat dari DPD RI yang disampaikan kepada Ketua Wartawan Parlemen Riau (WPR) Edi Gustien atas terlaksananya kegiatan ini.


Reporter : Faisyal










 

 

 

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :