Patut Diberikan Penghargaan, Wanita Ini Dengan Semangat Turut Padamkan Api Loch..

Patut Diberikan Penghargaan, Wanita Ini Dengan Semangat Turut Padamkan Api Loch..

Rengat, RanahRiau.Com- Ribuan Jiwa Masyarakat perovinsi riau pernah menjadi korban karna asap, meskipun begitu hari ini terbukti sejumlah anggota dari Manggala Angni kementrian lingkungan hidup dan kehutanan (KLHK) Pengendalian perubahan Iklim Daops Rengat Kaum Hawa turut terjun memadamkan Api demi menjaga kabupaten inhu bebas dari asap untuk tidak terulang lagi bencana Asap yang terjadi tiga empat tahun lalu. Rabu, (14/2/2018)

Hal Itu Juga Dibuktikan Oleh Gabungan Satgas pencegahan kebakaran hutan dan lahan terdiri dari TNI, Polri, Manggala Agni, KPBD dan Masyarakat Peduli Api.

Mengingat Masih Adanya titik api dibeberapa Wilayah di inhu masih terjadi kebakaran tidak hanya para lelaki bahkan kaum hawa dari satuan satgas dari manggala agni daops rengat turut berpartisipasi padamkan api meskipun harus menaruhkan nyawanya di kobaran api maupun menghirup asap di lokasi kebakaran.

Berdasarkan dari keterangan Manggala Agni Kadaops Rengat Ismail Hasibuan, Untuk saat ini ada 1 Orang kaum hawa yang diterjunkan dilokasi kebakaran terutama di kecamatan rengat yang dua hari ini terjadi kebakaran hebat.

"Semua anggota kita kerahkan baik itu pria maupun wanita karna itu sudah tugas dan tanggung jawab panglima api (Manggala Agni) ," Ugkap Daops Rengat Ismail Hasibuan.

Elva Yetty, salah satu anggota dari Manggala Agni Daops Rengat Mengaku sudah sering ikut dalam memadamkan api mulai sejak tahun 2005 sampai sekarang dan tidak merasa takut menghadapi kendala kendala di lapangan saat padamkan api.

Meski kodratnya perempuan, namun saat bertugas para kaum hawa ini juga tidak kalah tangguh dengan petugas pria saat melakukan pemadaman. Tangan-tangan mereka mampu mengangkat dan menahan nozzle yang menembakan air untuk memadamkan api. Berat selang mencapai puluhan kilogram menjadi enteng karena mereka angkat secara bersama-sama.

"kita bekerja dengan iklas dan menjunjung jiwa korsa demi melindungi kabupaten kita terbebas dari asap dan kita juga berharap kepada semua pihak agar tidak membuang puntung rokok yang menyebabkan percikan api maupun membakar lahan dengan sengaja," Jelas Elva Yetty.



Reporter    : Arrozi




 

 

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :