Herman Nazar Tokoh Masyarakat Minang : Strategis, Pemprov Genjot Pembangunan Infrastruktur

Herman Nazar Tokoh Masyarakat Minang : Strategis, Pemprov Genjot Pembangunan Infrastruktur

Pekanbaru, RanahRiau.com- HERMAN Nazar, tokoh masyarakat Provinsi Riau asal Minangkabau, memuji langkah Pemerintah Provinsi Riau di bawah kepemimpin Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman yang menggenjot sejumlah pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, listrik, air bersih, dan lainnya. "Karena Riau sejauh ini masih sangat membutuhkan," katanya.

Menurut tokoh yang juga tercatat sebagai Pembina IKMR (Ikatan Kekeluargaan Minang Riau) itu, masih banyak kawasan di daerah ini yang memerlukan dukungan infrastruktur, terutama dari jenis jalan dan jembatan. "Satu-satunya harapan masyarakat soal pembangunan infrastruktur disandarkan kepada pemerintah, karena memiliki dana yang cukup untuk itu," imbuhnya.

Sejumlah kawasan belum bisa dikembangkan menjadi sentra ekonomi baru, menurut Herman, antara lain terkendala lantaran tidak didukung infrastruktur dasar yang memadai. Padahal, di kawasan itu bukan tidak mungkin mengandung sejumlah potensi ekonomi, yang diproyeksikan akan bisa menghidupi begitu banyak anggota masyarakat, terutama yang bermukim di sekitar kaweasan dimaksud.

"Pemprov Riau di bawah kepemimpinan Pak Gubri saat ini sepertinya bijak dalam menyikapi tuntutan masyarakat, terbukti dengan program menggencarkan pembangunan sejumlah infrastruktur dasar," ungkap Herman, yang meyakini ketersediaan infrastruktur dasar yang layak akan mampu menekan angka kemiskinan dan pengangguran karena akan membuka sentra ekonomi baru.

Herman memang mencemaskan persoalan pengangguran, yang bukan tidak mungkin akan menjadi “bom waktu”. Kendati Pemprov Riau telah berupaya melakukan berbagai kegiatan untuk menekan angka pengangguran, tapi diyakini semua yang digerakkan belum akan mampu menjawab kebutuhan yang ada. "Makanya, perlu upaya yang lebih serius lagi untuk membuka lapangan kerja baru dan peluang berusaha bagi masyarakat, antara lain dengan penyediaan infrastruktur dasar yang layak,” ungkapnya.

Dikatakan, setiap tahun sejumlah lembaga pendidikan di daerah ini menghasilkan tamatan, yang tidak diikuti secara seimbang oleh penyediaan lapangan kerja dan peluang berusaha yang memadai bagi masyarakat. Bila tidak dilakukan upaya yang sungguh-sungguh untuk mengatasi kondisi ini, menurut Herman, dicemaskan masalah itu akan memicu gejolak sosial yang tidak diinginkan di tengah masyarakat.



Sumber     : Rilis Tim





 

 

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :