Parahhh... PT.TBS Tutup Mata Untuk Perbaiki Akses jalan, Masyarakat Desa Kasang Kesal

Parahhh... PT.TBS Tutup Mata Untuk Perbaiki Akses jalan, Masyarakat Desa Kasang Kesal

Desa Kasang adalah desa yang menjadi akses utama mobil-mobil perusahaan PT. Tri Bakti Sarimas (TBS) beroperasi untuk kelangsungan perusahaan PT.TBS.

Kuantan Singingi, RanahRiau.com-
Arif Cahyadi salah satu masyarakat desa Kasang kecewa, Pasalnya, PT.TBS dianggap hanya mencari keuntungan saja tanpa memikirkan perbaikan infrastruktur Jalan di sekitar perusahaan itu beroperasi. Hal ini Ditegaskannya kepada Reporter RanahRiau.com, Jumat (22/12/2017).

"Mobil PT TBS yang lalu lalang di kampung kami tiap hari hanya sekedar bawa penyakit saja, tanpa membawa dampak positif buat masyarakat, padahal jalan yang dilalui adalah jalan desa bukan jalan perusahaan sebelum perusahaan TBS itu berdiri Kasang itu sudah ada," Tegas dia kecewa.

Masih dijelaskan lagi, Kata dia, masyarakat di sepanjang jalan selalu mengeluh akan kabut jalan yang berdebu dan jarang di siram.

"Maka dari itu kita masyarakat mengingatkan pada pihak PT TBS kalau masih mau menggunakan akses jalan desa kasang tolong beri kontribusi buat desa kami, jangan seenaknya saja berlalu lalang di desa kami, masyarakat Kasang sudah resah dengan perusahaan TBS ini, hanya sekedar penyakit saja yang di dapat oleh masyarakat tidak lebih dari itu." Cetusnya.

Tidak sampai disitu, Arif pun membeberkan, hingga sekarang pihak PT.TBS tidak ada niat untuk mempekerjakan masyarakat di desa kasang tersebut. ini terpantau dari setiap pengaduan masyarakat kepada dirinya, bahwa ada beberapa orang yang pernah memasukan lamaran pekerjaan namun tidak ada kelanjutannya.

"Tidak ada satupun masyarakat desa Kasang dipekerjakan di perusahaan TBS tersebut, bukan karena tidak mau berkerja tapi setiap lamaran yang di masukin oleh masyarakat tidak pernah ada tindak lanjut dari pihak perusahaan itu sendiri," Bebernya.

Maka dari itu, sambung dia,  menegaskan kepada Pimpinan perusahaan PT TBS kalau tidak ada kontribusi terhadap masyarakat Tempatan, silahkan cari akses lain.

"Jangan pernah lalu lalang di kampung kami lagi, sudah bosan masyarakat kami tiap hari hanya dapat kabut dari kendaraan perusahaan yang berlalu lalang di desa kami, jangan salahkan jika akses jalan kami tutup nantinya," Pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Ikatan Pemuda Mahasiswa Desa Kasang (IPMADEKAS), Minardi, dirinya mengingatkan PT.TBS apabila tidak bisa memberikan kontribusi yang nyata kepada masyarakat tempatan, Akses Jalan bisa saja diambil alih masyarakat alias di tutup, mengingat akses jalan itu sudah ada sebelum perusahaan itu berdiri.

"kalau PT TBS tidak memberikan kontribusi terhadap kampung kita lebih baik suruh cari akses lain yang bisa mereka lalui, sudah cukup puas kita dengan debu/kabut kendaraan yang dia kasih kepada masyarakat, karena kita sebagai masyarakat desa Kasang punya hak untuk menentukan sikap, itu jalan desa koq, bukan jalan perusahaan TBS, Tapi kalau hanya bikin penyakit saja, ya nga usah di tolerir tutup saja akses jalannya, cukup untuk kendaraan kecil saja lagi di perbolehkan lewat di jalan kampung tersebut, dan masyarakat yang berada di areal sekitar jalan juga terhindar dari penyakit ISPA dan sesak napas yang sering kita rasakan." Tukasnya.


Reporter : Eki Meidedi
Editor   : Fes

 

 

 

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :