Ini harapan ketua FCMDS kepada Pemkab Kuansing

Ini harapan ketua FCMDS kepada Pemkab Kuansing

Kuantan Singingi, RanahRiau.com- Forum cendekiawan muda desa sikakak (FCMDS) Kecamatan cerenti Gelar Rapat internal secara khusus membahas fenomena yang sedang berkembang di masyarakat desa sikakak, (10/12/2017) lalu di Teluk kuantan,

Masyarakat desa sikakak sudah berduyun duyun menjual lahan ke pihak PT.Cerenti subur, yang sejatinya bukanlah penjualan melainkan pembebasan lahan, penomena ini dinilai sangat membahayakan ekonomi masyakat 10 atau 20 tahun kedepan.

selain itu ada beberapa kejanggalan dalam upaya pembebasan lahan ini, sementara dari pihak BPN belum terlihat muncul dilapangan. FCMDS Mempertanyakan upaya ini, karena masyarakat merasa tergiur dengan harga jual yang mencapai Rp. 70. 000.000 (Tujuh Puluh Juta Rupiah), per Hektare, hal uni diungkapkan oleh Ketua (FCMDS) Kepada Ranahriau.com Sabtu (16/12/2017) di Teluk kuantan

Ketua (FCMDS) PEBRA HERIANSYAH,SP.MP mempertanyakan tentang tindakan perusahaan tersebut, serta memdesak pihak kecamatan, BPN, serta pemerintah daerah agar menulusuri ini, jangan biarkan rakyat di miskinkan hanya dengan iming-iming uang, kita harus memikirkan untuk puluhan tahun kedepan, "ujarnya

Kemudian PEBRA juga menekankan kepada masyarakat untuk tidak memikirkan uang sesaat serta melupakan bahwa ada ancaman kemiskinan dimasa mendatang.

ketua PCMDS saat dikonfirmasi wartawan di Teluk kuantan menyampaikan rasa kekecewaannya terhadap pemerintahan Desa sikakak yang mendukung hal tersebut," ini adalah Ancaman untuk kelanjutan ekonomi desa kedepannya, ini bukan masalah sepeleh ini masalah serius, "ungkapnya dengan nada tinggi

Pebra Berharap Kepada Bupati Kuantan Singingi Drs.H.Mursini, M.Si dan Wakil Bupati H Halim untuk memperhatikan hal yang semacam ini, karena pemerintahan MH menggalakkan program bantuan bibit Kelapa Sawit (KS) kepada masyarakat, bagaimana program ini bisa berjalan kalau lahan masyarakat tidak ada lagi," tutupnya

Reporter     : Eki Meidedi
Editor        : Fes

 

 

 

 

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :