Wahhh...Penari Ini Awalnya Untuk Sambut Gubri, Tapi Tak Jadi, Ada Apa.? Ini Jelasnya..

Wahhh...Penari Ini Awalnya Untuk Sambut Gubri, Tapi Tak Jadi, Ada Apa.? Ini Jelasnya..

Kuantan Singingi, RanahRiau.com- Peserta Tari Persembahan dan Tari menanam Dari Anak SMPN 4 kecamatan kuantan mudik merasa Kecewa Dipenghujung Acara HARI MENANAM POHON INDONESIA (HMPI) dan BULAN MENANAM NASIONAL (BMN) Provinsi Riau Tahun 2017 yang dibuka langsung oleh Gubernur Riau Arsyadjuliandi Racham di Desa Pantai kecamatan Kuantan Mudik Selasa (12/12/2017)

Dini Ayu Partiwi Salah Seorang Penari bersama 18 Orang Penari lainya serta masyarakat Saat dikonfirmasi ranahriau.com menyampaikan bahwa mereka sangat merasa kecewa dengan kegiatan yang ditajah Gubernur Riau ini, pasalnya mereka sudah latihan selama lebih kurang Dua Bulan Latihan Tari, Namun tidak ada satupun yang bisa ditampilkan, "ini sama saja tidak menghargai jerih payah kami selama ini latihan, "ujarnya

Kemudian lebih lanjut Dini menyampaikan, Kami latihan Selama dua bulan, terkadang sampai maghrib kami masih latihan," ungkapnya seraya Kecewa yang mendalam

Peserta Tari Dari pukul 06.30 Wib beserta Masyarakat Desa Pantai menunggu kehadiran Gubernur Riau di Lokasi acara, Namun sampai Pukul 13.00 Wib Gubernur Riau Masih belum Hadir di Lokasi Acara, Sebagian sudah ada yang pulang karena sudah Lapar.

"ya Pastilah kami kecewa," Tambahnya

Hal senada juga disampaikan oleh Pelatih Tari HASREPI, Persiapan Ini sudah dipersiapkan selama Dua Bulan, dan memakan biaya yang cukup besar, termasuk juga Pakaian Tari kami sewahkan, namun sama sekali tidak membuahkan hasil,"tutupnya

Sementara Yuti Yusri selaku Tokoh Masyarakat Desa Pantai menyampaikan" Kegiatan HARI MENANAM POHON INDONESIA (HMPI) dan BULAN MENANAM NASIONAL (BMN) Provinsi Riau Tahun 2017 ini memang mengecewakan, sepertinya Tidak Terkonsep," ujarnya Singkat

Berdasarkan pantauan wartawan di lapangan, Kerasnya Isak Tangis Peserta Tari dan Masyarakat Melambangkan Kekecewaan di penghujung Acara yang digelar Pemerintah Provinsi Riau, Usai penyerahan 25.000 (Dua Puluh Lima Ribu) Bibit dan Dua Unit Kursi Roda untuk masyarakat secara simbolis, Gubernur Langsung beranjak pulang, Padahal Sudah di siapkan jamuan dengan makan bersama masyarakat dan Bupati Kuantan Singingi Drs.H.Mursini, M.Si di Rumah Godang.

sementara itu, (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Riau, Ervin Rizaldi dihadapan media menyampaikan permohonan maafnya, kata dia, kejadian itu memang tidak diharapkan, namun karena kondisional waktu, maka susunan acara pun mengalami perubahan.

Diakhir, jelas dia, Pada saat Acara makan bersama dengan masyarakat di rumah Godang, "Bupati Berhasil mendinginkan suasana dan rasa kekecewaan Penari maupun Masyarakat Terkait kegiatan ini." Tandasnya.


Reporter : Eki Meidedi
Editor   : Fes



 

 

 

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :