Kerennn Abisss... BONO Jadi Wisata Selancar Terpopuler di Indonesia

Kerennn Abisss... BONO Jadi Wisata Selancar Terpopuler di Indonesia

Jakarta, RanahRiau.com- Kinerja Pemerintah Kabupaten Pelalawan tidak pernah luput dari perhatian Pemerintah Pusat, terutama dalam akhir-akhir ini, hal ini dibuktikan dengan diterima nya sejumlah penghargaan oleh Bupati Pelalawan HM Harris dari awal tahun hingga menjelang tutup tahun 2017.

Berdasarkan informasi yang dihimpun RanahRiau.com, tadi malam (25/11) Bupati dua Periode Kabupaten Pelalawan itu kembali menambah koleksi penghargaan dari Pemerintah Pusat, kali ini prestasi yang didapat dalam bidang Pariwisata, tentunya gelombang langka di Dunia yang dimiliki Kabupaten Pemekaran dari Kampar itu, tentunya Gelombang Bono yang sudah dikenal menjadi Destinasi Wisata Selancar atau surfing terpopuler nasional tahun 2017, penghargaan diterima HM Harris dalam pengumuman malam Anugerah Pesona Indonesia (API ) 2017 yang berlangsung di Studio 3 Metro TV.

Gelombang bono Kabupaten Pelalawan Propinsi Riau berada dalam Peringkat Pertama Terpopuler setelah berhasil mengungguli Objek Wisata Selancar dari Pantai Wediombo Kabupaten Gunung Kidul di Peringkat Kedua dan pada Peringkat Ketiga disusul objek wisata Pantai Tarimbang Kabupaten SumbaTimur.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa Gelombang bon merupakan salah satu objek wisata unggulan di Kabupaten Pelalawan yang berlokasi di Kecamatan Teluk Meranti, hal ini juga merupakan salah satu bentuk kerja nyata Pemerintah Kabupaten Pelalawan dibawah Kepemimpinan HM Harris dua Periode dalam menggerakkan perekonomian masyarakat dengan cara mempromosikan objek-objek wisata yang ada di Negeri Amanah itu, dengan tujuan bisa mengundang wisatawan datang ke Pelalawan.

Sebagaimana diketahui, giatnya promosi Pariwisata di Pelalawan ini dikarenakan masuk dalam salah satu dari tujuh program strategis atau unggulan Pemerintah Kabupaten Pelalawan yakni Pelalawan Eksotis di bawah pengelolaan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Parbudpora).

Sedangkan, API sendiri merupakan salah satu program yang dilaksanakan pemerintah Indonesia dalam upaya membangkitkan atau mengangkat potensi-potensi wisata yang ada di seluruh kabupaten/kota, tujuannya tentu guna meningkatkan perekonomian masyarakat, selain itu API juga salah satu upaya pemerintah untuk menggaet wisatawan mancanegara ataupun internasional mengunjungi Indonesia.

Dalam penetapan kategori pariwisata terbaik di Metro TV, sejumlah objek wisata yang dianggap baik dan menarik, panitia melakukan pemungutan suara  atau vote melalui Short Message Service ( SMS ) Premium Berbayar dari Periode Juni s.d Oktober 2017 lalu. Dalam pungutan suara itu, objek wisata yang dikenal wisata Seven Ghost itu sendiri masuk dalam 10 kominasi Kabupaten dan Kota Se Indonesia lainnya dalam kategori tempat berselancar terpopuler ( Most Populer Surfing Spot ) yakni diantaranya Kabupaten Malang, Pulau Morotai, Aceh Besar, Lampung Barat, Sumba Timur, Gunung Kidul, Mentawai, Padegelang dan Kota Bengkulu. Setelah melalui sejumlah seleksi, akhirnya gelombang yang datang 1 kali dalam satu tahun di Pelalawan itu menjadi tempat pariwisata berselancar terpopuler dengan mendapatkan peringkat pertama.

"Kedepan kita akan terus meningkatkan promosi Pariwisata di Kabupaten Pelalawan, dengan dikenalnya Gelombang Bono ini, secara tidak langsung kita sudah berhasil mengundang wisatawan untuk berkunjung dan menikmati gilanya gelombang yang datang satu kali dalam setahun itu," ujar HM Harris usai menerima penghargaan.

Lebih lanjut, dengan dikenalnya Gelombang Bono di Indonesia dan di mata internasional, maka secara tidak langsung Mantan Ketua DPRD Pelalawan itu berharap pihak nya akan lebih mudah lagi untuk mempromosikan objek wisata lainnya yang ada di Kabupaten yang berusia 18 tahun ini.

"Dengan adanya wisatawan datang berkunjung, tentu pada akhirnya kita berharap pendapatan masyarakat di Pelalawan bisa bergerak, terutama untuk masyarakat yang berada di daerah objek wisata.itu sendiri," harap HM Harris yang saat ini optimis untuk maju sebagai Gubernur Riau dalam Pilkada 2018 mendatang.


Reporter    : Fadhly
Editor       : Fes

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :