Sosialisasi 4 Pilar Kepada Mahasiswa UNILAK

Pancasila Jangan Hanya Menjadi Slogan, Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

Pancasila Jangan Hanya Menjadi Slogan, Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

Pekanbaru, RanahRiau.com - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI daerah pemilihan (dapil) Provinsi Riau, Intsiawati Ayus yang juga Ketua BPKK (Badan Pengembangan Kapasitas Kelembagaan) atau Pimpinan kelompok (fraksi) di MPR RI melakukan kunjungan kerja ke Fakultas Ilmu Adminisrasi Universitas Lancang Kuning (FIA Unilak). Dalam kesempatan ini dilakukan penyerapan aspirasi, sosialiasi 4 pilar MPR RI dan kuliah motivasi.

Kegiatan Pelaksanaan Tugas Dan Fungsi Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) ini langsung dilakukan oleh Anggota DPD RI/ MPR RI, Intsiawaty Ayus SH MH dan dihadiri oleh dosen dan mahasiswa. Dekan FIA Unilak Drs Abdul Mirad MM mengatakan kegiatan ini sangat berguna bagi mahasiswa dalam mendalami keilmuan khususnya terkait DPD RI dan MPR RI.

"Kalau selama ini dipahami secara teori maka dalam kesempatan ini aktornya langsung yang datang memberikan materi. Alhamdulillah Bu Intsiawaty Ayus hadir langsung. Jadi silahkan bertanya, jangan ragu, kita bersyukur atas kegiatan ini," imbuhnya.

Sementara itu Wakil Rektor III Unilak Dr H Eddy Asnawi SH MHum menyatakan Seminar Nasional dalam bentuk pelaksanaan tugas dan fungsi DPD/ MPR RI yang dilakukan di FIA Unilak diharapkan dapat mendukung terwujudnya Unilak unggul 2030. Sebab yang hadir merupakan tokoh nasional yang sudah lama berjuangn dan berkarir untuk masyarakat Riau.

"Bu Intsiwaty Ayus merupakan orang Riau, tokoh masyarakat yang sudah menasional. Maka  segala yang dilakukan tentunya dan akan berefek kepada Riau, Unilak dan FIA. Kita inginkan lebih banyak lagi kontribusi yang diberikan dalam memajukan Riau umumnya dan perguruan tinggi khususnya," ujar Eddy.

Dalam kesempatan ini, Intsiawaty Ayus menekankan bahwa memahami Pancasila tidak bisa dianggap remeh sebab banyak nilai-nilai yang belum dipahami. Oleh karena, tidak heran Pancasila hanya menjadi slogan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Padahal dari SD sampai perguruan tinggi Pancasila dipelajari. Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi negara menjadi pilar kehidupan utama yang mewarnai dan menjiwai pilar-pilar kehidupan yang lainnya. Masih lemahnya penghayatan dan pengamalan agama serta munculnya pemahaman terhadap ajaran agama yang keliru dan sempit. Pengabaian terhadap kepentingan daerah serta timbulnya fanatisme kedaerahan. Tidak berjalannya penegakan hukum secara optimal, menjadi tantangan yang mesti dihadapi. Pancasila lahirnya menjadi solusi terhadap permasalahan tersebut," tegas Intsiawaty Ayus.

Ditambahkannya, penerapan Pancasila harus benar dilaksanakan sebagai dasar dan indeologi negara, sebagai filsafata hidup, pandangan hidup dan pemersatu bangsa. Kalau ini benar – benar dilaksanakan ia yakin Indonesia akan lebih baik dan maju dimasa akan datang. (***)
 

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :