Universitas Riau dan Capella Honda 88 Pekanbaru sinergi Kembangkan Program IbK
Pada Tahun 2017, Universitas Riau melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) melaksanakan program IbK, satu di antara program IbK Universitas Riau (UR) yaitu mobile service sepeda motor. Program ini dilaksanakan oleh tim dosen UR, yaitu Dodi Sofyan Arief, ST, MT., Muftil Badri, ST, MT., M. Dalil,ST, MT., dan Dra. Rita Yani Iyan, MS.
Kegiatan mobile service sepeda motor bertujuan untuk (1) menciptakan wirausaha muda berbasis iptek dalam bentuk produk dan layanan jasa mobile service sepeda motor; (2) meningkatkan keterampilan manajemen usaha bagi mahasiswa dan alumni dengan membuat sistem manajemen mobile service yang dikelola oleh tim dosen UR, mitra, dan alumni; dan (3) menciptakan metode pelatihan kewirausahaan dengan melakukan pembinaan bagi mahasiswa dan alumni yang belum bekerja sehingga mampu menjadi wirausaha muda yang mengimplementasikan pemanfaatan iptek bagi masyarakat.
Untuk persiapan pelaksanaan kegiatan ini, UR bekerja sama
dengan PT. Capella Honda 88 Pekanbaru mempersiapkan pelatihan kepala
mekanik bagi mahasiswa vokasi Teknik Mesin. Kegiatan "Pelatihan Kepala
Mekanik Sepeda Motor untuk Mahasiswa Vokasi Teknik Mesin" dilaksanakan
di PT. Capella Dinamik Nusantara pada tanggal 10 s/d 24 September 2017,
yang diikuti oleh 6 orang mahasiswa Program Studi D3 Teknik Mesin yang
terpilih dalam ujian seleksi. Hadir dalam acara pembukaan kegiatan
pelatihan Kepala Cabang PT. Capella Honda 88, Yusuf; Kepala Instruktur
Sepeda Motor Honda, Taufik Abdul Rahman; dan tim pelaksana dari
Universitas Riau.
Kegiatan ini tidak terlepas dari peran alumni, baik Yusuf maupun Taufik
Abdul Rahman yang merupakan alumni Teknik Mesin Universitas Riau sangat
mendukung kegiatan ini sebagai wujud implementasi kerjasama PT. Capella
Honda 88 dengan Universitas Riau.
Kepala Cabang PT. Capella Honda 88, Yusuf Apresiasi Program Ibk Teknik Mesin Universitas Riau, "Akhirnya kegiatan pelatihan kepala mekanik bagi mahasiswa program vokasi teknik mesin dapat dilaksanakan, karena selama ini program pelatihan hanya diperuntukkan bagi siswa SMK-SMK yang ada di Riau", Ungkapnya Beberapa hari yang lalu
Ditambahkan Yusuf, "Pelatihan ini disesuaikan dengan kompetensi mahasiswa vokasi, yaitu sebagai kepala mekanik, Dalam kegiatan ini, mahasiswa akan diberikan pembekalan teori dan praktik/magang bidang mekanik dan manajemen bengkel. Kegiatan magang dilaksanakan di bengkel AHASS yang tersebar di Pekanbaru" Tambah Yusuf yang Juga Alumni Teknik Mesin Unri Angkatan 2000
Hal Senada Disampaikan Oleh ketua pelaksana kegiatan Dodi Sofyan Arief, ST., MT dalam Sela-sela Pembukaaan Pelatihan, " Pentingnya program kewirausahaan bagi mahasiswa di era globalisasi ini, Mahasiswa yang mengikuti pelatihan ini dipersiapkan untuk wirausaha-wirausaha muda dalam bidang otomotif dengan kreatifitas melalui mobile service sepeda motor, Nantinya kedepan kita akan fasilitasi kegiatan ini melalui aplikasi smartphone untuk memudahkan konsumen mengakses mobile service, karena memang sekarang sudah zamannnya kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan berbasis IT", Ungkapnya.
Hadir pula dalam kegiatan pelatihan Kepala Mekanik Sepeda Motor ini Koordinator Prodi D3 Teknik Mesin UR, Muftil Badri, ST, MT. yang juga merupakan anggota tim mobile service sepeda motor, "Melalui kegiatan pelatihan kepala mekanik ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa vokasi, terutama mahasiswa D3 Teknik Mesin, dan nantinya lulusan sudah memiliki Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)", Ujarnya.
"Kegiatan ini merupakan embrio untuk pembentukan Tempat Uji Kompetensi (TUK) Teknik Mesin Universitas Riau di bawah Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang saat ini masih dalam proses persiapan tim", lanjut Muftil.
“Kegiatan Program Iptek bagi Kewirusahaan (IbK) Universitas Riau selain memberikan luaran 6 orang mahasiswa wirausaha muda yang memiliki kompetensi manajemen dan mekanik sebagai pemilik/kepala bengkel sepeda motor. Kegiatan ini juga memberikan kesinergian program perguruan tinggi dalam kegiatan pengabdian masyarakat dan kerjasama dengan para pelaku usaha, yang akan mungkin belanjut ke sektor bidang lain”, simpul M. Dalil (Rls/Fiz)


Komentar Via Facebook :