Jubir PBB, Pengungsi Rohingnya semakin membludak
"Sekitar 73 ribu orang etnis Rohingnya telah melewati perbatasan Myanmar-Bangladesh, sejak kekerasan di negara bagian Rakhine, Myanmar, terjadi pada 25 Agustus lalu," ujar Vivian sebagaimana dilansir dari Scotsman, Senin (4/9).
Berdasarkan citra satelit yang dianalisis oleh Human Rights Watch, menunjukkan ratusan bangunan telah hancur setidaknya di 17 lokasi di Rakhine sejak 25 Agustus. Pemerintah mengklaim bahwa gerilyawan membakar rumah mereka sendiri dan membunuh umat Budha di Rakhine.
Baik petugas keamanan Myanmar dan gerilyawan Rohingya saling menuduh
melakukan kekejaman di negara bagian Rakhine. Militer mengatakan, hampir
400 orang, kebanyakan dari mereka adalah gerilyawan, tewas dalam
bentrokan menyusul serangan pemberontak terhadap pos keamanan.
Pengungsi yang telah sampai di Bangladesh menggambarkan bom meledak dan
muslim Rohingya dibakar hidup-hidup oleh militer. Pejabat dari lembaga
bantuan lain mengatakan bahwa lebih dari 50 pengungsi telah tiba dengan
luka tembak dan dibawa ke rumah sakit di Cox''s Bazar.
(Republika.co.id)


Komentar Via Facebook :