Wujudkan Hewan Qurban yang ASUH dan Islami, Lazismu Taja Seminar Qurban
Pekanbaru, RanahRiau.com- Menjelang datangnya Hari Raya Qurban 1438 Hijriah, Lazismu Pekanbaru menaja seminar qurban yang diperuntukkan kepada pengurus mesjid yang ada di kota Pekanbaru. Untuk memperlancar seminar ini, pihak Lazismu Pekanbaru menggandeng Baznas Propinsi Riau dan Dinas eternakan dan Kesehatan Hewan Propinsi Riau.
Seminar yang dipusatkan di Auditorium SMA Muhammadiyah 1 ini dilaksanakan pada Sabtu (26/07/2017) diikuti oleh 40 peserta perwakilan mesjid-mesjid yang ada di kota Pekanbaru. Baznas Provinsi Riau yang turut hadir dalam seminar itu mengapresiasi apa telah diinisiasi oleh Lazismu Pekanbaru ini, pasalnya ada beberapa program dari Baznas yang dapat diselaraskan dan disinergikan.
“Kita akan satukan visi dengan LAZ yang ada di Pekanbaru untuk beberapa program unggulan kita,diantaranya program 1 keluarga 1 sarjana dan bangkitnya pengusaha muslim Indonesia”ungkap Yanahan yang merupakan Wakil Ketua Baznas Riau.
Dalam seminar tersebut, difokuskan materi tentang tata cara penyembelihan hewan yang benar dan bagaimana cara memperlakukan hewan sesuai dengan hak kehewanan. Hal tersebut dilakukan karena banyak praktek penyembelihan yang masih terkesan menyiksa. Selain Dinas Peternakan dan kesehatan Hewan Propinsi Riau yang turut memberikan materi juga menekankan kesejahteraan hewan mesti diperhatikan.
Menurut Drh. Ade Rukmantara yang dimaksud dengan kesejahteraan hewan adalah dengan menerapkan prinsip kebebasan hewan (5 Freedom) 1. Bebas dari rasa lapar dan haus, 2. Bebas dari rasa sakit,luka,penyakit dan kondisi tertekan, 3. Bebas dari penganiayaan dan penyalahgunaan, 4. bebas untuk dapat melakukan perilaku alaminya, 5. Bebas dari perlakuan kasar.
Ade yang merupakan Kasi Kesejahteraan Hewan tersebut juga menjelaskan, dalam melaksanaan penyembelihan hewan qurban harus sesuai tata cara untuk mendapatkan daging terbaik. “ Qurban mesti dilakukan dengan benar agar mendapatkan daging yang ASUH ( Aman,Sehat,Utuh dan Halal) serta yang pastinya Syar’i menurut Islam” ujar Ade.
Kepala Perwakilan Lazismu Pekanbaru, Agung Pramuryantyo berharap dengan seminar ini dapat menjadikan masyarakat melalui pengurus mesjid mengetahui pentingnya memperlakukan hewan dan tata penyembelihan yang benar. “ Harapan kita masyarakat menjadi tau dan peduli terhadap penyembelihan hewan yang ASUH dan Syar’i. Kedepannya kita akan coba melakukan hal seperti ini dengan porsi waktu yang lebih besar” ungkap Agung.
Sejatinya pada seminar ini akan dilakukan beberapa praktek penyembelihan yang dilakukan di rumah potong hewan. Namun karena ada beberapa kendala yang dihadapi, pihak panitia menyediakan video lengkap tentang tata cara penumbangan hewan, penyembelihan dan memastikan apakah hewan tersebut benar-benar mati.
Selain itu juga, dalam kesempatan ini, Lazismu Pekanbaru menerima bagi kaum muslimin yang ingin menunaikan qurban untuk nantinya akan disalurkan di daerah yang masih kekurangan daging di kawasan pinggiran sekitar Pekanbaru hingga tanggal 30 Agustus 2017. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi 085374185733 (Fiz/Rls)


Komentar Via Facebook :