Rina Sari Ginting, ada 6 Bandar Narkoba yang di "dor" dalam kurun waktu sebulan Terakhir
Medan, RanahRiau.com- Enam bandar narkoba tewas ditembak di Sumatra Utara dalam kurun waktu
sebulan terakhir. Mereka harus diberikan tindakan tegas dan terukur
oleh polisi karena mencoba melarikan diri hingga melawan petugas.
Tindakan tegas terhadap enam bandar narkoba ini dilakukan sejak Kapolda
Sumut Irjen Paulus Waterpauw memimpin awal Juli lalu. Paulus mulai
bertugas di Polda Sumut pada 8 Juli 2017.
"Ada enam bandar
narkoba yang kami beri peringatan terarah dan terukur hingga meninggal
dunia," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Rina Sari Ginting, Kamis
(24/8).
Rina mengatakan, empat di antara bandar narkoba yang
tewas dieksekusi oleh Polda Sumut. Sementara dua lainnya ditembak oleh
jajaran Polrestabes Medan.
Terakhir, bandar narkoba jaringan Malaysia-Aceh-Medan-Palembang
berinisial TMY alias F (40) tewas ditembak saat penangkapan di Jl
Medan-Binjai Km 12, Sunggal, Deli Serdang, Senin (21/8). Dari kelompok
ini, petugas menyita 2 kg sabu.
Menurut Rina, para bandar ini
diberi tindakan tegas dan terukur karena tidak mengindahkan tembakan
peringatan yang diberikan polisi sebelumnya. Mereka ditembak karena
mencoba melawan petugas atau melarikan diri saat penangkapan maupun
pengembangan kasus.
"Para tersangka itu kami beri tindakan tegas
terarah dan terukur kerena mereka melawan saat diberi peringatan oleh
petugas," kata Rina.
Irjen Paulus Wartaupauw menggantikan
Kapolda Sumut sebelumnya, Irjen Rycko Amelza Dahniel. Pergantian ini
berdasarkan surat Telegram Rahasia Kapolri Nomor ST/1420/VI/2017 tanggal
2 Juni 2017.
(Republika.co.id)


Komentar Via Facebook :