Kondisi Jalan Lubuk Agung-Batu Sasak Mulai Retak, Padahal Baru Selesai, Ini Kata ICI
Ilustrasi
Tahun 2016 lalu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah menganggarkan dana proyek pada peningkatan Jalan Lubuk Agung - Batu Sasak di Kampar Kiri, Kabupaten Kampar. Tetapi kondisinya retak-retak pada badan jalan.
Pekanbaru, RanahRiau.com- Hasil Temuan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Information Comunication Islan (ICI), didapati bahwa nilai proyek sebesar 13.619 Milyard itu tidak tepat sasaran. Pasalnya, kondisi badan jalan retak. Demikian hal ini ditegaskan Ketua Umum LSM (ICI), Nafateli Kepada Wartawan, Senin (7/8/2017).
"Tahun 2016 lalu, dilakukannya proyek peingkatan Jalan Lubuk Agung - Batu Sasak yang batas Sumbar. Tepat daerah Kampar Kiri, Kabupaten Kampar. Tetapi saat ini proyek yang dikerjakan PT Semangat Hasrat Jaya, kini sudah retak-reak," Ungkapnya.
Masih dijelaskan dia, Anggaran proyek dengan menggunakan APBD dan dikerjakan oleh PT. Semangat Hasrat Jaya tersebut dirasakan masyarakat kurang bermanfaat.
"PT Semangat Hasrat Jaya, ini melakukan pengerjaan jalan tersebut, Tetapi kondisi terkini jalan itu dalam keadaan rusak. Sehingganya, hal itu membuat kurang bermanfaatnya kepada masyarakat. Padahal memakai uang rakyat (APBD)," katanya.
Lebih lanjut Nafeteli menyebut, dari investigasi atau temuanya dilapangan tersebut, selain hal kerusakan badan jalan diduga tidak sesuai bestek. Diketahui, penimbunan bahu jalan dinilai tidak sesuai, Bahkan pekerjaan lantai kerja, ada yang tidak sesuai.
"Dari temuan itu, sesuai photo-photo yang diambil dilapangan, selain ada kerusakan badan jalan. Ternyata, didalam pekerjaan lantai kerja diperkira sekitar 200 meter yaitu daerah STA 300 hingga STA 500, tidak dilaksanakan," Sebut Nafeteli.
Menindak lanjuti itu, maka pihaknya telah menyurati Dinas PUPR supaya menjelaskan, Tapi surat sudah dimasukan tanggal 4 Juli 2017 tidak mendapati tanggapan hingga saat ini. sehingga, kondisi demikian jadi tanda tanya masyarakat, Ada apa.?
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Riau Dadang dan Pihak PPTK, Baswari saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan selular tidak merespon, sedangkan dengan pesan Whatsapp hanya dibaca namun tidak dibalas. (Fes/Rls).


Komentar Via Facebook :