Coordination Meeting Districk Level
Wowww.. Kerennn.. Komunitas ini Fokus Pada Penanggulangan Penyakit Menular
Pekanbaru, RanahRiau.com- Community TB-HIV Care Aisyiyah Sub-sub Recipient Kota Pekanbaru dalam rangka memperkuat jaringan/ mitra dengan kerja sama berbagai LSM yang bergerak di bidang kesehatan masyarakat dan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mengadakan "Coordination Meeting Districk Level" tingkat Kota Pekanbaru yang di adakan di Hotel Angkasa Garden pada tanggal 31 Juli 2017 Lalu.
Rapat koordinasi ini dilakukan dalam upaya mempererat hubungan kemitraan dalam rangka upaya pengendalian penyakit menular di Kota Pekanbaru. Adapun Kegiatan ini merupakan wadah untuk sharing dan diskusi dalam mengatasi permasalahan-permasalah yang di hadapi Community TB-HIV Care ‘Aisyiyah Sub-sub Recipient Kota Pekanbaru.
Kegiatan ini di ikuti oleh Dinas Kesehatan, Komisi Penanggulangan Aids dan Lembaga Swadaya Masyarakat lainnya. dalam kegiatan ini masing – masing kemitraan memaparkan program-program yang telah dilaksanakan. Kegiatan ini berlasung dari pagi hingga sore hari.
Diharapkan, rapat koordinasi ini dapat terus dilakukan dan keberlanjutan sehingga mendapatkan hasil komitmen dan kerjasama berbagai Lembaga dalam upaya penanggulangan penyakit TB-HIV di Kota Pekanbaru.
"Harapan kita dengan adanya pertemuan ini diharapkan mampu mendapat dukungan pemerintah Kota Pekanbaru dalam upaya penanggulangan TB-HIV di Kota Pekanbaru melalui Peraturan Walikota Kota Pekanbaru. Seperti kita ketahui bahwasanya Kabupaten Siak telah mengeluarkan Peraturan Bupati Siak nomor 46 tahun 2016 tentang Pemberantasan dan Eliminasi Penyakit Tuberculosis Di Kabupaten Siak, terdiri dari 10 bab dan 11 pasal dan telah diundangkan di Siak Sri Indrapura pada tanggal 09 Agustus 2016," Sebut Riki selaku Koordinator Program.
Community TB-HIV Care Aisyiyah Sub-sub Recipient Kota Pekanbaru sudah melaksanakan ke dua kalinya pertemuan Coordination Meeting Districk Level ini selama tahun 2017.
Dengan adanya kegiatan ini diupayakan mampu membentuk hubungan yang baik antara pemerintah dan kemitraan dalam melakukan upaya penanggulangan Penyakit menular diKota Pekanbaru. Sehingga misi Indonesia bebas Tuberkulosis di tahun 2035 dapat tercapai dan Kota Pekanbaru tentunya dapat bebas dari Tuberculosis.
Dengan adanya dukungan pemerintah secara penuh maka kita sebagai lembaga swadaya masyarakat dapat terus berkiprah dan bekerja keras untuk membantu menemukan dan menyembuhkan pasien Tuberkulosis tentunya, dan ini butuh kerjasama dari semua elemen masyarakat untuk Pekanbaru sehat. (Fes/Rls).


Komentar Via Facebook :