Antisipasi Terjadinya kendala saat Bertugas

Satgas Karhutla Riau Lakukan Pemeriksaan Helikopter

Satgas Karhutla Riau Lakukan Pemeriksaan Helikopter

Pekanbaru, RanahRiau.com - Satuan Tugas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Riau meningkatkan pemeriksaan guna memastikan standar keselamatan helikopter dalam patroli maupun operasi pengeboman air setelah kecelakaan helikopter Basarnas, Minggu (2/7).

"Belajar dari kejadian (Basarnas), kami terus optimalkan keselamatan penerbang. Pemeriksaan check dan recheck terus kami lakukan," kata anggota Satgas Karhutla Riau Jim Gafur kepada Antara di Pekanbaru, Selasa.

Sebanyak lima unit helikopter masing-masing jenis MI-171, MI-172, MI-8, dan S-61, serta satu unit helikopter patroli memperkuat Satgas Karhutla Riau 2017.

Helikopter itu terus bergerak ke seluruh penjuru provinsi di tengah Pulau Sumatera tersebut apabila menemukan titik api yang tidak mampu diatasi melalui jalur darat.

Menurut Jim, peristiwa kecelakaan helikopter Basarnas di Temanggung, Jawa Tengah, Minggu (2/7), yang menewaskan delapan orang tersebut menjadi perhatian khusus Wakil Komandan Satgas Karhutla Riau Edwar Sanger.

"Setelah kejadian itu, kemarin Pak Edwar telah mengumpulkan seluruh tim dan meningkatkan koordinasi dengan para penerbang. Intinya keselamatan itu yang utama," katanya.

Selain itu, lanjut Jim, secara tidak langsung peristiwa tersebut turut berpengaruh pada psikologis para penerbang, baik secara langsung maupun tidak, psikologis anggota Satgas sedikit terganggu.

"Untuk itu, dengan meningkatkan standar keselamatan, kami memacu setiap anggota satgas agar tetap semangat. Kami akan terus berjuang melawan karhutla," katanya lagi.

Sebelumnya, helikopter jenis Dauphin milik Basarnas dilaporkan terjatuh di Kabupaten Temanggung.

Heli berwarna oranye tersebut disiagakan di pintu keluar tol Gringsing, Kabupaten Batang, selama arus mudik dan balik Lebaran.

Heli tersebut rencananya bertolak ke Banjarnegara untuk membantu evakuasi korban letusan Kawah Sileri di kawasan Dieng.
 
(AntaraRiau.com)
 

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :