Sedih... Nenek ini Perlu bantuan Kita
Kuansing, RanahRiau.com - Rasa haru yang mendalam tergambar pada nasib nenek Saida (73) yang tinggal bersama cucunya Angga Apri Naldo (4) di gubuk reot ukuran 3 x 4 meter.
Nenek saida (73) tinggal di Dusun Penghijauan Desa Pasarbaru Pangean, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi. bersama cucunya dirumah yang jauh dari kelayakan untuk ditempati, apalagi pada usia senja ini.
Mengapa dikatakan dari kelayakan untuk ditempati? karena bila datang hujan maka nenek bersama cucunya akan ditetes hujan. Ini disebabkan seluruh atap gubuknya sudah bocor.
Untuk kehidupan sehari-hari bersama cucunya, sangat bergantung pada orang lain yang mau memberikan sedikit rezki, ujar Nenek Saida (73) ketika dihubungi wartawan di gubuk tuanya tersebut.
Nenek Saida menceritakan nasibnya sambil meneteskan air mata, Lebih kurang empat tahun lalu ditinggal sang anak satu-satunya di gubuk tua ini. Ia pun berjuang melanjutkan kehidupan bersama cucunya. "Alhamdulilah kami bisa hidup sampai sekarang. Meski hidup pas-pasan dari bantuan orang lain, kami bisa hidup sampai sekarang," ujarnya
Suhardi selaku kepala dusun penghijauan desa pasar baru pangean menyampaikan, begitu dirinya mendapat laporan dari masyarakat, langsung turun ke lokasi dan mengajak masyarakatnya agar bisa menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu dan meringankan beban Nenek Saida bersama cucunya apri naldo.
"Dari bantuan yang diperoleh warga tersebut, dirinya akan melakukan bedah rumah. Insya Allah dalam waktu dekat akan kita laksanakan," paparnya.
Hal yang sama juga dikatakan tokoh masyarakat Penghijauan, Yarlis, yang mengajak masyarakat, khususnya kaum muslimin agar bisa saling berbagi sedikit dari rejeki, untuk membantu proses bedah rumah nenek Saida tersebut.
" Sebab, kesedihan dan kelemahan saudara kita, adalah menjadi tanggung jawab umat muslim yang lainnya," ajaknya.
Sedangkan tempat penyaluran bantuan dapat melalui Rekening Bank BRI A.n. Suhaimi 55 18 01 00 0449539 atau Saudara Kadus Penghijauan, bila telah di kirim harap konfirmasi lewat Kontak Person : 0812 7522 5154 Atau 0812 7516 2642 (Em)
Nenek saida (73) tinggal di Dusun Penghijauan Desa Pasarbaru Pangean, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi. bersama cucunya dirumah yang jauh dari kelayakan untuk ditempati, apalagi pada usia senja ini.
Mengapa dikatakan dari kelayakan untuk ditempati? karena bila datang hujan maka nenek bersama cucunya akan ditetes hujan. Ini disebabkan seluruh atap gubuknya sudah bocor.
Untuk kehidupan sehari-hari bersama cucunya, sangat bergantung pada orang lain yang mau memberikan sedikit rezki, ujar Nenek Saida (73) ketika dihubungi wartawan di gubuk tuanya tersebut.
Nenek Saida menceritakan nasibnya sambil meneteskan air mata, Lebih kurang empat tahun lalu ditinggal sang anak satu-satunya di gubuk tua ini. Ia pun berjuang melanjutkan kehidupan bersama cucunya. "Alhamdulilah kami bisa hidup sampai sekarang. Meski hidup pas-pasan dari bantuan orang lain, kami bisa hidup sampai sekarang," ujarnya
Suhardi selaku kepala dusun penghijauan desa pasar baru pangean menyampaikan, begitu dirinya mendapat laporan dari masyarakat, langsung turun ke lokasi dan mengajak masyarakatnya agar bisa menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu dan meringankan beban Nenek Saida bersama cucunya apri naldo.
"Dari bantuan yang diperoleh warga tersebut, dirinya akan melakukan bedah rumah. Insya Allah dalam waktu dekat akan kita laksanakan," paparnya.
Hal yang sama juga dikatakan tokoh masyarakat Penghijauan, Yarlis, yang mengajak masyarakat, khususnya kaum muslimin agar bisa saling berbagi sedikit dari rejeki, untuk membantu proses bedah rumah nenek Saida tersebut.
" Sebab, kesedihan dan kelemahan saudara kita, adalah menjadi tanggung jawab umat muslim yang lainnya," ajaknya.
Sedangkan tempat penyaluran bantuan dapat melalui Rekening Bank BRI A.n. Suhaimi 55 18 01 00 0449539 atau Saudara Kadus Penghijauan, bila telah di kirim harap konfirmasi lewat Kontak Person : 0812 7522 5154 Atau 0812 7516 2642 (Em)


Komentar Via Facebook :