Pergi Berlebaran, Seorang Bocah Tewas Terbentur Mesin Kapal di Gaung Inhil
Gaung, RanahRiau.com- Seorang bocah warga Gaung, Inhil tewas saat pergi berlebaran Idul Fitri 1348 Hijriah. Korban terbentur mesin pimpong saat membuka jaket dan tersangkut mesin kapal. Seorang bocah laki - laki, Ahmad Hirzi Arysda (10), warga Jalan M Amin Desa Belanta Raya, Kecamatan Gaung tewas, Senin (26/6/17) setelah kepalanya terbentur ke besi Freewheel motor pompong.
Peristiwa mengenaskan tersebut terjadi, saat korban sedang berlayar bersama kedua orang tuanya di perairan Sungai Desa Teluk Sungka Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS).
Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung, S.mIK melalui Kapolsek Gaung IPTU Walsum menceritakan, kronologis kejadian yang menimpa warganya itu, berdasarkan penuturan ayahnya Zainal Abidin (44) dan ibunya Saidah (38) terjadi saat mereka mau berlebaran ke Desa Teluk Sungka GAS bersama anaknya yang lain.
"Saat diperjalanan, korban bermaksud membuka jaketnya, namun naas. Saat jaket belum lepas dari badan korban, tiba - tiba tersangkut ke besi freewheel hingga terputar dan menarik tubuh korban, sehingga menyebabkan kepala korban terbentur dengan keras ke besi tersebut," cerita Kapolsek IPTU Walsum.
Akibatnya, korban mengalami luka di kepala dan segera dievakuasi ke Pusekesmas Teluk Pinang. Namun tim medis yang ada di Puskesmas itu, menyatakan korban sudah meninggal dunia.
Pihak keluarga kembali membawa korban ke Desa Belanta Raya untuk dikebumikan disana.
(RiauTerkini.com)
Peristiwa mengenaskan tersebut terjadi, saat korban sedang berlayar bersama kedua orang tuanya di perairan Sungai Desa Teluk Sungka Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS).
Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung, S.mIK melalui Kapolsek Gaung IPTU Walsum menceritakan, kronologis kejadian yang menimpa warganya itu, berdasarkan penuturan ayahnya Zainal Abidin (44) dan ibunya Saidah (38) terjadi saat mereka mau berlebaran ke Desa Teluk Sungka GAS bersama anaknya yang lain.
"Saat diperjalanan, korban bermaksud membuka jaketnya, namun naas. Saat jaket belum lepas dari badan korban, tiba - tiba tersangkut ke besi freewheel hingga terputar dan menarik tubuh korban, sehingga menyebabkan kepala korban terbentur dengan keras ke besi tersebut," cerita Kapolsek IPTU Walsum.
Akibatnya, korban mengalami luka di kepala dan segera dievakuasi ke Pusekesmas Teluk Pinang. Namun tim medis yang ada di Puskesmas itu, menyatakan korban sudah meninggal dunia.
Pihak keluarga kembali membawa korban ke Desa Belanta Raya untuk dikebumikan disana.
(RiauTerkini.com)


Komentar Via Facebook :