Terduga pengebom bunuh diri ditembak di Brussels

Terduga pengebom bunuh diri ditembak di Brussels

Brussels, RanahRiau.com- Seorang pria memicu ledakan kecil di stasiun kereta api utama Brussels, ibu kota Belgia, sebelum ditembak oleh tentara. Kepolisian Federal Belgia mengatakan tampaknya tidak ada yang cedera dalam insiden Selasa (20/06) petang waktu setempat itu.

Situasinya sudah terkendali sepenuhnya dan warga sudah dievakuasi dari stasiun dan alun-alun Grand Place, yang merupakan tujuan wisata populer di dekatnya. Juru bicara kepolisian mengatakan seorang individu 'dinetralisir' oleh penjaga di tempat kejadian namun tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Bulan Maret 2016 lalu, 32 orang tewas dalam rangkaian serangan di Brussels yang diakui dilakukan oleh kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS. Serangan bunuh diri di bandara Brussels di Zaventem disusul pada tanggal 22 Maret itu disusul dengan serangan di stasiun kereta bawah tanah Maalbeek di Brussels.
Dalam insiden terbaru ini -seperti kata seorang jaksa yang dikutip koran La Libre- pria yang ditembak mengenakan sabuk bahan peledak dan membawa tas punggung.

Dia memicu bahan peledaknya ketika dia menarik perhatian tentara yang berada di stasiun. Beberapa media Belgia mengutip para saksi mata yang mengatakan pria itu memekik 'Allahu Akbar' sebelum memicu ledakan.
Seorang saksi mata, Arash Aazami, yang tiba di stasiun tak lama setelah ledakan mengatakan kepada BBC bahwa mereka langsung disuruh meninggalkan stasiun lewat teriakan para petugas keamanan, "Saya lihat ke sekeliling, orang-orang berlarian ke jalanan, berupaya mencari perlindungan dan kami juga melakukan hal yang sama,"Jalur kereta yang melalui stasiun tersebut dihentikan untuk sementara karena permintaan polisi.


(bbc.com)

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :