APMS Sabak Auh Siak Terbakar, Diduga Karena Percikan Api dari Mesin Pompa

APMS Sabak Auh Siak Terbakar, Diduga Karena Percikan Api dari Mesin Pompa

Siak, RanahRiau.com- Kebakaran yang menghanguskan Agen Pengisian Minyak Solar (APMS) di Kecamatan Sabak Auh, Jumat (19/5/17) sekitar pukul 16.00 WIb kemarin diduga dikarenakan percikan api yang berasal dari mesin pompa yang digunakan saat menyalin minyak dari mobil Tengki ke tempat penampungan. Sabtu (20/5/17).

Keterangan Kapolres Siak AKBP Restika PN kepada wartawan bahwa saat kebakaran Polsek Sabak Auh langsung turun ke tempat kejadian perkara. Sementara dari laporannya, mobil tangki Pertamina bermuatan BBM bensin sebanyak 10.000 liter yang dikendarai Aprion Hamidi (30) warga Jalan Sepakat, Kulim Permai, Pekanbaru, mulai bongkar muatan di APMS tersebut, dikarenakan tangki penampungan minyak milik APMS berada lebih tinggi dr mobil tangki maka digunakan alat atau mesin pompa untuk menyalin minyak tersebut. "Dugaan sementara api berasal dari mesin pompa yang digunakan untuk menyalin minyak dari tangki ke penampungan," ujar Kapolres.

Selanjutnya dilaporkan bahwa, setelah semua selang terpasang, Aprion, Mustofa (40), dan Amrizal (42) merupakan Karyawan APMS berdiri tak jauh dari lokasi. Dan tak lama kemudian terdengar suara ada yang terbakar dari tempat pengisian minyak tersebut, dan mereda mendekatinya dan melihat api sudah mulai membesar. Dan saat itu, api mulai menyambar mengarah mobil tangki, dan Aprion merupakan supir tangki langsung menyelamatkan mobilnya dan memindahkan ke tempat lebih aman. Sementara Mustofa dan Amrizal menyelamatkan barang-barang yang ada di kantor APMS tersebut, dan memberitahukan ke pihak petugas pemadam kebakaran. Mobil pemadam bantuan 2 (dua) unit dari BOB Pedada dan Damkar Sungai Apit serta dibantu oleh masyarakat. Pemadaman berlangsung hampir satu jam, dan api dapat dipadamkan. Sementara kerugian akibat kebakaran tersebut belum dapat ditaksir, dan satu unit mesin pompa diamankan polisi untuk barang bukti.

(RiauTerkini.com)

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :