Kapolres Rohil Pimpin Apel Operasi patuh Siak 2017
Ujung Tanjung, RanahRiau.com- Kapolres Rohil AKBP Henry Posma Lubis, SIK, MH menjadi pemimpin apel gelar pasukan Ops Patuh Siak 2017, Selasa (9/5/17) di Lapangan Mapolres Rohil. Dia mengamanatkan, kinerja Polri khususnya Polantas mampu mengantisipasi segala dampak yang akan timbul sebagaimana amanat Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Kapolres Rohil, membacakan amanat dari Kepala Kepolisian Lalu-lintas Polri, dalam amanatnya menyampaikan bahwa perkembangan transportasi saat ini menginjak era global, dimana operasional order angkutan publik sudah berada dalam genggaman.
Modernisasi perlu diikuti dengan inovasi dan kinerja Polri khususnya Polantas, diharapkan mampu mengantisipasi segala dampak yang akan timbul. Sebagaimana amat UU No. 22 Tahun 2009, tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Polri diharapkan untuk, mewujudkan dan memelihara keamanan, dan kelancaran serta ketertiban berlalu-lintas, membangun budaya tertib lalu lintas, membangun budaya tertib berlalu-lintas, meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik.
Keempat poin diatas merupakan hal yang kompleks dan tidak bisa ditangani oleh Polantas sendiri, melainkan harus adanya sinergitas antar pemangku kepentingan menjadi sangat mendasar dalam menemukan akar permasalahan dan solusinya yang harus diterima dan dijalankan oleh semua pihak.
Dalam amanatnya juga disampaikan jumlah data kecelakaan lalu lintas tahun 2016, sebanyak 2.542 kejadian mengalami peningkatan 132 kejadian 5% dibandingkan periode tahun, 2015 sebanyak 2.410 kejadian.
Selanjutnya jumlah korban meninggal dunia dalam operasi patuh 2016, sebanyak 412 orang, mengalami penurunan sebanyak 76 orang atau -18% dibandingkan periode yang sama tahun 2015 sebanyak 488 orang.
Jumlah korban luka berat, operasi 2016 sebanyak 724 orang, mengalami peningkatan sebanyak 56 orang atau 8% dibandingkan periode yang sama tahun 2015 sebanyak 688 orang. Sedangkan untuk pelanggaran lalu-lintas operasi patuh tahun 2016 sejumlah 750.107 pelanggaran meningkat 18% dari tahun 2015, dengan jumlah tilang sebanyak, 62.161 lembar dan teguran sejumlah 12.034 teguran.
Giat operasi patuh 2017, berjalan selama 14 hari yang dimulai dari tanggal 9-22 Mei 2017 secara serentak diseluruh Indonesia.
Mengakhiri amanatnya diharapkan akan tercapai beberapa tujuan sebagai berikut, terwujudnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, turunnya angka laka lantas dan mampu menekan jumlah fatalitas korban laka lantas, berkurangnya titik kemacetan, terciptanya kerja sama yang baik antar instansi pemangku kepentingan lalu-lintas dan, terwujudnya situasi Kamseltibcarlantas yang mantap.
Selanjutnya ditekankan kembali dalam pelaksanaan tugas agar, senantiasa memanjatkan doa kepada Tuhan YME sebelum melaksanakan tugas, utamakan faktor keamanan dan keselamatan dengan mempedomani SOP yang ada, hindari tindakan pungli dan lakukan tugas operasi patuh dengan baik tanpa menimbulkan komplain dari masyarakat.
Sementara itu, dalam apel tersebut, menjadi perwira apel Kasat Lantas Polres Rohil, AKP Galih Apria SIP Sik, dan komandan apel Ipda Harley Tinambunan S.Sos, M.Si, giat dihadiri oleh Waka Polres Rohil, Kompol Kurnia Sik, Kaden B Sat Brimob Manggala Junction, diwakili oleh Wadan Kompol HP. Simanjuntak, Kodim 0321 Rohil, diwakili oleh Danramil Tanah Putih Kapten Alfarisi,Kakan Satpol PP, para Kabag, Kasat, Kapolsek jajaran, Jasa Raharja, serta Perwira Polres Rohil.
Sedangkan untuk peserta apel yaitu, personil gabungan Polres Rohil, personil dari Den B Brimob Manggala Justion dan personil Koramil Tanah Putih. Dalam giat apel juga dilakukan pemeriksaan pasukan oleh pimpinan apel, selanjutnya penyelamatan tanda giat pita operasi kepada tiga orang perwakilan personil yaitu dari lalu lintas, TNI dan Sabhara.
(RiauTerkini.com)


Komentar Via Facebook :