Operasi Patuh Siak 2017 dimulai, Polres Inhil Melarang Anggotanya Pungli
Tembilahan, RanahRiau.com- Operasi Patuh Siak 2017 di jajaran Polres Inhil ditandai dengan pemasangan pita Operasi kepada perwakilan personel yang terlibat operasi dalam Apel Gelar Pasukan, Selasa (9/5/17) di Lapangan Apel Mapolres Inhil.
Bertindak selaku Pimpinan Apel adalah, Waka Polres Inhil Komisaris Polisi Dr H Azwar SSos MSi MH dan Komandan Apel adalah Kanit Patroli Sat Lantas Polres Inhil Inspektur Polisi Dua Ismail.
Apel Gelar Pasukan ini juga dihadiri oleh Bupati Inhil diwakili oleh Sekda Inhil H Said Syarifuddin SE MP, Dandim 0314/Inhil diwakili Danramil 03/TPL Kapten Arh Sugiyono, Dan Sub Denpom I/3-4 Tembilahan Kapten CPM Maihendri, Kadishub diwakili Ses Dishub Inhil Evareamon, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Yusnaldi, Kasi Ops Sat Pol PP Inhil Febri dan perwakilan PT Jasa Raharja Elvan Rahmat.
Sebagai Pasukan Apel adalah 1 Ton dari Kodim 0314/ Inhil, 4 Ton dari Polres Inhil, 1 Ton Dishub Kab. Inhil dan 1 Ton Sat Pol PP Kabupaten Inhil.
Dalam Apel Gelar Pasukan Ini, Wakapolres membacakan sambutan Kakorlantas Polri Inspektur Jendral Polisi Drs Royke Lumowa MM yang menyatakan, permasalahan di bidang lalu lintas telah berkembang dengan cepat dan dinamis.
Perkembangan itu juga menginjak era digital, dimana operasional order angkutan publik sudah berada dalam genggaman. Modernisasi ini juga perlu diikuti dengan inovasi dan kinerja Polri khususnya Polantas, sehingga mampu mengantisipasi segala dampak yang akan timbul dari modernisasi transportasi tersebut, sebagai upaya melaksanakan Program Kapolri PROMOTER ( Profesional - Modern - Terpercaya).
"Sesuai amanat UU Nomor 22 Tahun 2009, tentang lalu lintas dan angkutan jalan, Polri diharapkan untuk mewujudkan dan memelihara Kamseltibcar lantas, meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan, membangun budaya tertib berlalu lintas dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ungkapnya.
Keempat point diatas merupakan hal yang kompleks dan tidak bisa ditangani oleh Polantas sendiri, melainkan sinergitas antar pemangku kepentingan menjadi sangat mendasar dalam menemukan akar masalah dan solusinya, yang harus diterima dan dijalankan semua pihak.
Salah satu yang menjadi fokus perhatian saat ini adalah keselamatan bagi pengguna jalan, sebagai yang pertama dan utama dalam berlalu lintas. Keselamatan berlalu lintas memang sering diabaikan. Kesadaran pengguna lalu lintas baik pejalan kaki pengendara kendaraan bermotor maupun pengguna jalan lainnya masih rendah. Masih ditemukan pengendara yang melawan arus lalu lintas serta menggunakan kendaraan bak terbuka untuk transportasi masyarakat.
Data jumlah kecelakaan lalu lintas Operasi Patuh 2016 sebanyak 2.542 kejadian, meningkat 132 kejadian atau naik 5 persen dibanding periode yang sama tahun 2015. Sedangkan jumlah korban meninggal dunia 412 orang, turun 76 orang atau turun 18 persen. Jumlah pelanggaran lalu lintas, tahun 2016 sejumlah 750.107, meningkat 18 persen, dengan jumlah tilang sebanyak 62.161 lembar dan teguran 12.304 teguran.
Untuk mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan, maka operasi ini dilaksanakan dengan mengutamakan tindakan represif berupa penegakan hukum penilangan yang terukur bagi pelanggar lalu lintas tanpa mengesampingkan kegiatan preemtif dan preventif serta dilakukan dengan tindakan kepolisian yang humanis, mengedepankan 3S (Senyum Sapa Salam).
Melalui penyelenggaraan Operasi Patuh ini, diharapkan beberapa tujuan yakni terwujudnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, turunnya angka kecelakaan dan mampu menekan jumlah fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, Berkurangnya titik kemacetan, terciptanya kerjasama yang baik antar instansi pemangku kepentingan lalu lintas, dan Terwujudnya situasi dan kondisi Kamseltibcar lantas yang mantap.
Untuk itu kepada seluruh personel Operasi ditekankan agar selalu berdoa kepada Tuhan YME sebelum melaksanakan tugas, utamakan faktor keamanan dan keselamatan dengan mempedomani SOP yang ada, hindari tindakan pungli dan laksanakan tugas Operasi Patuh dengan baik tanpa menimbulkan komplain dari masyarakat`
(RiauTerkini.com)


Komentar Via Facebook :