Dukungan Golkar Riau Usung Andi Rachman Dibantah Keras.. Dianggap isu Menyesatkan

Dukungan Golkar Riau Usung Andi Rachman Dibantah Keras.. Dianggap isu Menyesatkan

Pekanbaru, RanahRiau.com- Klaim oknum pengurus DPD I Partai Golkar Provinsi Riau yang menyebut Arsyadjuliandi Rachman telah didukung 9 DPD II Partai Golkar se-Riau untuk maju sebagai bakal calon Gubernur Riau pada Pilkada Riau tahun 2018 merupakan isu yang menyesatkan.

Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pelalawan, Adi Sukemi, menyebut saat dirinya mendapat informasi terkait adanya dukungan 9 DPD II Golkar se-Riau ke Ketua DPD I Golkar Riau yang juga Gubernur Riau saat ini, Arsyadjuliandi Rachman, dirinya langsung menghubungi pengurus DPD II Golkar yang ada di Riau.

"Setelah saya tanya kepada kawan-kawan di daerah, tidak ada kami diundang. Ini hanya klaim-klaim oknum saja di Pengurus Partai Golkar yang mengatakan ini sudah didukung," sebut Adi Sukemi, Kamis (4/5/17).

Masih dari informasi yang diterimanya, ada 3 daerah yang belum menyatakan dukungan kepada Andi Rahman, biasa Gubri disapa, dalam rapat pleno DPD I Partai Golkar Riau beberapa waktu lalu. Salah satunya, Pelalawan. Terkait hal itu, Adi Sukemi menegaskan kalau pihaknya tidak ada mendapat undangan dari DPD I Golkar Riau untuk mengikuti rapat pleno.

Jika diundang, mantan anggota DPR RI tersebut menegaskan akan memenuhi undangan tersebut. Dengan adanya kejadian seperti ini, Adi Sukemi menyebut hal ini merupakan upaya "mempetak-petakkan' Partai Golkar.

"Mengapa Pelalawan tidak diundang, ya ini berarti sudah menpetak-petakkan Golkar. Kita satu partai saja tidak saling percaya," sesal Adi Sukemi.

"Kalau kita diundang, kita siap datang. Soal dukung mendukung tu, nanti la ya. Kalau memang layak kita dukung, kita dukung," sambungnya menegaskan.

Lebih lanjut, Adi Sukemi menjelaskan mekanisme yang berlaku di tubuh partai berlambang pohon beringin tersebut sebelum memberikan dukungan kepada salah satu calon yang diusung dalam Pilkada. Kandidat yang akan didukung, sebut Adi Sukemi, yaitu tokoh yang mendapat penilaian tertinggi berdasarkan hasil survei yang dilakukan Partai Golkar bekerjasama dengan lembaga survei nasional.

"Jadi mekanisme yang tepat itu, DPP (Golkar) itu berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh partai yang menunjuk 5 atau 10 lembaga survei nasional. Nanti ada bulan-bulannya itu," sebutnya.

Sementara yang ada saat ini, lanjutnya, hanya survei yang dilakukan oleh perorarangan saja atau tokoh yang berkeinginan maju. Survei tersebut bertujuan untuk mengukur kekuatan, apakah sang calon layak atau tidak untuk maju.

"Sekarang kalau ada survei itu perorangan aja. Kita sendiri yang mengsurvei. Bagi kandidat, kita sendiri yang mensurvei sejauh mana kekuatan kita. Layak atau tidak kita maju," tukasnya.

Kembali saat ditanya mengenai rumor yang menyebut Andi Rahman telah didukung 9 DPD II Partai Golkar se-Riau, selain Pelalawan, Siak, dan Indragiri Hulu, Adi Sukemi menegaskan hal tersebut merupakan isu yang tidak benar.

"Informasi menyesatkan itu," pungkas Adi Sukemi.

Untuk diketahui, DPD II Partai Golkar Pelalawan merupakan pendukung Bupati Pelalawan, HM Harris, sebagai bakal calon Gubernur Riau yang akan bertarung di Pilkada Riau tahun 2018 mendatang.

Sementara, dua daerah lain yang disebut-sebut belum menyerahkan dukungan kepada Andi Rahman, juga memiliki calon sendiri. Seperti Siak diketahui mendukung Bupati Siak, Syamsuar, yang tak lain merupakan Ketua DPD II Golkar Siak, dan Indragiri Hulu memberikan dukungan kepada sang Bupati, Yopi Arianto, yang juga merupakan Ketua DPD II Golkar Inhu.


(Riaueksis.com)

 

 

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :