IPPMKK Kawal Aset Kabupaten Karimun di Pekanbaru, Pemkab Diminta Jangan Abaikan Fasilitas Perantauan
Foto: Ist
PEKANBARU, RANAHRIAU.COM– Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Kabupaten Karimun Pekanbaru (IPPMKK) menegaskan akan terus mengawal keberadaan aset dan fasilitas milik Pemerintah Kabupaten Karimun yang berada di Kota Pekanbaru.
Ketua IPPMKK, Muhammad Adib, meminta Pemerintah Kabupaten Karimun memastikan aset daerah di luar wilayah Karimun tetap dirawat, dikelola dan dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Muhammad Adib kepada wartawan, Selasa (25/08/2026).
Adib mengatakan, fasilitas masyarakat Karimun di Pekanbaru memiliki fungsi penting, terutama bagi mahasiswa, pelajar, pemuda dan masyarakat Karimun yang sedang menjalankan aktivitas di Kota Bertuah.
Karena itu, menurutnya, kondisi fasilitas tersebut harus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Karimun.
"Kami mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Karimun yang sebelumnya telah melakukan pengecekan secara langsung terhadap kondisi fasilitas tersebut. Namun, kami berharap hasil pengecekan itu tidak berhenti pada tahap melihat dan mendata kerusakan," kata Adib.
Ia menilai keberadaan aset pemerintah di luar daerah juga merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Karimun di perantauan.
Menurut Adib, aset yang telah dibangun menggunakan sumber daya pemerintah daerah harus mendapatkan pemeliharaan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
"Fasilitas ini merupakan bagian dari kebutuhan masyarakat Karimun di perantauan. Karena itu, hasil pengecekan yang telah dilakukan diharapkan dapat dilanjutkan dengan langkah nyata terhadap fasilitas yang mengalami kerusakan," ujarnya.
IPPMKK, lanjut Adib, memahami bahwa proses perbaikan membutuhkan tahapan perencanaan dan kemampuan anggaran. Namun, kondisi tersebut tidak seharusnya menjadi alasan untuk membiarkan kerusakan berlangsung tanpa kepastian tindak lanjut.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Karimun dapat menyusun skala prioritas perbaikan sehingga kerusakan yang paling mendesak dapat segera ditangani.
"Kami tidak meminta semuanya harus diselesaikan sekaligus. Yang kami harapkan adalah adanya komitmen, kepastian tindak lanjut dan perbaikan secara bertahap sesuai kemampuan pemerintah daerah," jelasnya.
Adib menegaskan IPPMKK akan terus mengawal persoalan tersebut dan mengingatkan pemerintah daerah apabila tindak lanjut terhadap fasilitas tersebut belum terlihat.
Bagi IPPMKK, perhatian terhadap fasilitas masyarakat Karimun di Pekanbaru bukan hanya persoalan bangunan, melainkan juga simbol kehadiran pemerintah bagi masyarakatnya yang berada jauh dari kampung halaman.
"Kami ingin memastikan bahwa perhatian yang sebelumnya telah diberikan melalui pengecekan dan pendataan dapat terus berlanjut hingga menghasilkan perbaikan yang nyata," tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar Pemerintah Kabupaten Karimun tidak menunggu sampai fasilitas mengalami kerusakan yang lebih parah.
Menurutnya, langkah pemeliharaan dan perbaikan sejak dini justru dapat mencegah kebutuhan anggaran yang lebih besar di kemudian hari.
"Jangan sampai aset yang seharusnya menjadi ruang dan fasilitas bersama bagi masyarakat Karimun di perantauan perlahan mengalami kerusakan yang semakin parah hanya karena tidak mendapatkan perhatian dan pemeliharaan," katanya.
IPPMKK berharap Bupati dan Wakil Bupati Karimun dapat terus mengawal komitmen terhadap fasilitas masyarakat Karimun di Pekanbaru.
"Sejauh apa pun masyarakat Karimun berada, mereka tetap bagian dari Karimun. Dan aset Kabupaten Karimun di mana pun berada tetap merupakan tanggung jawab untuk dijaga, dirawat dan dimanfaatkan bagi kepentingan masyarakat," pungkas Adib.


Komentar Via Facebook :