TNI AU Perkuat Satgas Udara Karhutla Riau, Patroli Udara Sasar Siak hingga Kampar

TNI AU Perkuat Satgas Udara Karhutla Riau, Patroli Udara Sasar Siak hingga Kampar

Foto: Ist

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- TNI Angkatan Udara memperkuat upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau melalui patroli udara dan kesiapsiagaan operasi. Langkah tersebut dilakukan untuk mendeteksi titik rawan kebakaran sekaligus mempercepat respons terhadap Karhutla.

Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Abdul Haris, M.MPol., M.M.O.A.S., selaku Dansatgasud Karhutla, bersama Kadisops Lanud Rsn Kolonel Pnb Andri Setiawan, S.T., M.M.O.A.S., melakukan patroli udara menggunakan helikopter patroli BNPB pada Jumat (14/8/2026).

Patroli dilakukan dengan menyisir sejumlah kawasan yang dinilai memiliki potensi maupun terdampak kebakaran.

Wilayah Rawan Dipantau dari Udara

Sejumlah lokasi menjadi sasaran pemantauan, antara lain Kandis di Kabupaten Siak, Pematang Duku di Kabupaten Bengkalis, Bonai Darussalam, Rambah Baru, Cipang Kiri Hilir di Kabupaten Rokan Hulu, serta Empat Balai dan Kuok di Kabupaten Kampar.

Pemantauan dari udara memungkinkan petugas mendapatkan gambaran kondisi wilayah secara lebih luas, termasuk mengidentifikasi titik-titik yang membutuhkan penanganan segera.

Sebelum melaksanakan penerbangan, personel mengikuti briefing untuk memastikan seluruh aspek operasi berjalan aman dan terkoordinasi. Persiapan tersebut meliputi kondisi pesawat, kesiapan personel, rute penerbangan, keselamatan penerbangan, dan koordinasi antarunsur.

Siapkan Water Bombing dan Dukung OMC

Danlanud Rsn menegaskan Satgas Udara akan terus menjalankan pemantauan dan operasi penanggulangan Karhutla sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

“Satgas Udara akan terus melaksanakan pemantauan dan penanganan Karhutla melalui operasi udara, termasuk pemadaman menggunakan helikopter water bombing, serta mendukung pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan,” ujarnya.

Operasi udara tidak hanya ditujukan untuk memantau titik api, tetapi juga mendukung penanganan apabila kebakaran membutuhkan intervensi dari udara.

Sinergi antara TNI AU, BNPB dan unsur terkait lainnya menjadi bagian dari strategi penanggulangan Karhutla di Riau. Respons cepat diharapkan dapat mencegah titik api berkembang dan meluas ke kawasan lainnya.

 

Editor : RRMedia
Sumber : Rls
Komentar Via Facebook :