Buruan, Kerjasama PGRI dan Children Light Gratiskan Cek Kesehatan anak di Bulan Kemerdekaan
Foto: Ist
Bulan Kemerdekaan 2026, Childrens Light dan PGRI Riau Hadirkan Layanan Gratis Cek Tumbuh Kembang Anak
PEKANBARU, RANAHRIAU.COM– Kemerdekaan sejati bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi juga memastikan setiap anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, belajar, dan meraih masa depan terbaiknya. Berangkat dari semangat itulah, Children's Light Pekanbaru bersama PGRI Provinsi Riau menghadirkan Program Kepedulian Bulan Kemerdekaan 2026, sebuah gerakan nyata yang membuka akses layanan Gratis Konsultasi Awal dan Gratis Cek Tumbuh Kembang Anak bagi masyarakat.
Program ini ditujukan untuk orang tua, keluarga, guru, kepala sekolah, tenaga pendidik, mahasiswa, hingga pemerhati pendidikan sebagai langkah awal mengenali potensi maupun hambatan perkembangan anak sejak dini.
Mengusung slogan "Menerangi Potensi, Menguatkan Kolaborasi," Children's Light hadir sebagai pusat layanan tumbuh kembang, terapi, edukasi, sekaligus mitra pendidikan inklusif yang percaya bahwa setiap anak memiliki potensi luar biasa yang perlu didukung melalui kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan tenaga profesional.
Direktur Children's Light, Dr. (Cand.) Siska Syofiana, M.Pd., menjelaskan bahwa masih banyak orang tua yang baru mencari bantuan ketika keterlambatan perkembangan anak sudah berlangsung cukup lama. Padahal, masa usia dini merupakan periode emas perkembangan otak yang sangat menentukan masa depan anak.
"Deteksi dini bukan untuk memberi label kepada anak, melainkan membuka peluang agar mereka memperoleh layanan yang tepat sesuai kebutuhannya. Semakin cepat hambatan perkembangan dikenali, semakin besar kesempatan anak berkembang secara optimal," ujarnya.
Children's Light menghadirkan layanan komprehensif mulai dari skrining tumbuh kembang, asesmen perkembangan, konsultasi, terapi wicara, terapi okupasi, terapi perilaku, terapi sensori integrasi, program stimulasi dini, kesiapan sekolah, pendampingan belajar, hingga evaluasi perkembangan secara berkala.
Layanan tersebut diperuntukkan bagi anak dengan berbagai kebutuhan perkembangan, seperti keterlambatan bicara (speech delay), autisme, ADHD, Down syndrome, hambatan intelektual, gangguan sensorik, gangguan motorik, kesulitan belajar, hingga berbagai tantangan perkembangan lainnya.
Tidak hanya berfokus pada terapi, Children's Light juga membangun sistem pendampingan yang melibatkan keluarga dan sekolah. Orang tua mendapatkan edukasi serta home program yang dapat diterapkan di rumah, sementara guru memperoleh rekomendasi strategi pembelajaran agar stimulasi anak berjalan konsisten di setiap lingkungan.
Komitmen tersebut diperkuat melalui kolaborasi bersama PGRI Provinsi Riau dalam mendukung terwujudnya pendidikan yang inklusif dan ramah anak. Sinergi ini membuka ruang konsultasi bagi guru, kepala sekolah, dan tenaga pendidik yang menghadapi peserta didik dengan kebutuhan khusus maupun hambatan perkembangan.
Selain konsultasi, Children's Light juga siap mendukung pelaksanaan seminar, workshop, pelatihan, observasi sekolah, asesmen perkembangan, pendampingan guru, penyusunan rekomendasi pembelajaran, konsultasi bersama orang tua, hingga monitoring perkembangan anak secara berkelanjutan.
Melalui Program Kepedulian Bulan Kemerdekaan 2026, Children's Light berharap semakin banyak masyarakat menyadari pentingnya deteksi dini sebagai langkah awal memberikan masa depan yang lebih baik bagi anak.
Sebab, setiap langkah kecil yang dilakukan hari ini dapat menjadi awal perubahan besar bagi kehidupan seorang anak.
Informasi Program Kepedulian Bulan Kemerdekaan 2026
Gratis:
- Konsultasi Awal
- Cek Tumbuh Kembang Anak
Peserta:
- Orang tua dan keluarga
- Guru dan kepala sekolah
- Tenaga pendidik
- Mahasiswa
- Pemerhati pendidikan
- Masyarakat umum
Lokasi: Gedung Guru, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.
Informasi dan Pendaftaran: 0821-6973-9595
Children's Light mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai langkah awal membangun generasi Indonesia yang lebih sehat, mandiri, dan inklusif.
Karena setiap anak berhak berkembang. Setiap guru berhak didampingi. Dan setiap orang tua berhak didengar.


Komentar Via Facebook :