Milad ke-65 IPM Pekanbaru Teguhkan Komitmen Cetak Pelajar Berkemajuan di Era Digital

Milad ke-65 IPM Pekanbaru Teguhkan Komitmen Cetak Pelajar Berkemajuan di Era Digital

Foto: Ist

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Pekanbaru meneguhkan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa kehilangan jati diri sebagai pelajar Islam yang berkarakter. Komitmen tersebut mengemuka dalam peringatan Milad ke-65 IPM yang digelar di Hotel Tjokro Pekanbaru, Sabtu (18/7/2026).

Mengusung tema "Resonansi Algoritma, Pelajar Berdampak", kegiatan ini dihadiri Wakil Wali Kota Pekanbaru H. Markarius Anwar, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pekanbaru Jabarullah, S.Sos., para kepala sekolah Muhammadiyah se-Kota Pekanbaru, alumni, serta ratusan kader IPM dari berbagai sekolah Muhammadiyah.

Sejak pembukaan, suasana berlangsung semarak. Atraksi Tapak Suci Putera Muhammadiyah memukau para tamu undangan, disusul parade Tari Nusantara yang dibawakan para pelajar Muhammadiyah dengan penampilan yang energik dan sarat pesan kebhinekaan.

Ketua PD IPM Kota Pekanbaru, Syahrul Alif Rozaq, mengatakan IPM sebagai organisasi otonom Muhammadiyah memiliki tanggung jawab besar dalam menyiapkan kader yang mampu menjawab tantangan zaman.

"Pelajar Muhammadiyah sebagai pelangsung amanah Persyarikatan harus dibekali kemampuan intelektual yang memadai agar mampu menghadapi perubahan zaman. Namun yang tidak kalah penting adalah pembinaan akhlak sehingga generasi muda terhindar dari berbagai pengaruh negatif dan penyimpangan moral," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Kajian Dakwah Islam PW IPM Riau, Azis, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan organisasi kepemudaan dalam membangun generasi muda yang sehat, produktif, serta memiliki daya saing.

Ketua PDM Kota Pekanbaru, Jabarullah, S.Sos., mengingatkan bahwa derasnya perkembangan teknologi harus dimanfaatkan sebagai sarana menebar manfaat.

"Pelajar Muhammadiyah harus meninggalkan jejak digital yang baik, karya-karya yang menginspirasi, dan pengabdian yang dirasakan masyarakat. Kami juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia dan kader IPM yang telah menyelenggarakan Milad ke-65 ini dengan sangat baik, kreatif, dan spektakuler," katanya.

Wakil Wali Kota Pekanbaru H. Markarius Anwar yang juga menjabat sebagai Bendahara Tapak Suci Putera Muhammadiyah Riau mengajak para pelajar menjaga integritas sebagai generasi penerus Persyarikatan.

Menurutnya, pelajar Muhammadiyah harus menjadi teladan di tengah masyarakat dengan menjauhi berbagai perilaku yang dapat merusak citra generasi muda, sekaligus terus meningkatkan kapasitas diri agar siap menjadi pemimpin masa depan.

Rangkaian Milad ke-65 IPM juga diisi dengan penyerahan beasiswa pendidikan kepada pelajar Muhammadiyah berprestasi hasil kerja sama dengan Lazismu Kota Pekanbaru. Program tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap peningkatan kualitas pendidikan sekaligus motivasi bagi pelajar untuk terus berprestasi.

Sebagai puncak acara, dilakukan pemotongan kue milad dan penandatanganan Deklarasi Pelajar Berkemajuan sebagai komitmen bersama untuk melahirkan generasi yang adaptif terhadap perkembangan algoritma dan teknologi, tetapi tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman, kebangsaan, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.

Momentum tersebut juga menjadi ajang silaturahmi lintas generasi dengan hadirnya sejumlah alumni IPM yang kini berkiprah di berbagai bidang. Di antaranya Komisioner KPU Provinsi Riau, Nugroho Noto Susanto, yang turut memberikan dukungan kepada para kader agar terus menjaga semangat belajar, berkarya, dan mengabdi bagi Persyarikatan Muhammadiyah, daerah, dan bangsa.

Milad ke-65 ini menjadi penegasan bahwa IPM tidak hanya ingin melahirkan pelajar yang cakap menghadapi transformasi digital, tetapi juga generasi yang mampu menghadirkan dampak positif melalui ilmu, akhlak, dan karya nyata bagi masyarakat.

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :