Zakat Kini Cukup Lewat Genggaman, Bank Riau Kepri Syariah Permudah Muzakki bayar ZIS Secara Digital

Zakat Kini Cukup Lewat Genggaman, Bank Riau Kepri Syariah Permudah Muzakki bayar ZIS Secara Digital

Foto: Ist

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM– Komitmen menghadirkan layanan keuangan syariah yang modern dan terpercaya kembali ditegaskan oleh Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah).

Melalui inovasi digital terintegrasi dengan BAZNAS, masyarakat kini bisa menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dengan cepat, aman, dan transparan, cukup dari ponsel.

Lewat fitur ZISWaf di aplikasi BRKS Mobile Banking, pembayaran zakat tak lagi memerlukan antrean atau kunjungan langsung ke kantor lembaga amil zakat. Semua bisa dilakukan dalam hitungan menit.

Salah satu nasabah, Ahmad (45), mengaku sangat terbantu dengan kemudahan tersebut. "Sekarang cukup lewat aplikasi BRKS Mobile Banking. Tinggal pilih menu ZISWaf, masukkan nominal, dan konfirmasi. Tidak sampai lima menit sudah selesai,” ujarnya.

Terintegrasi dengan BAZNAS, Transparan dan Aman
Kerja sama strategis BRK Syariah dengan BAZNAS memastikan dana yang dibayarkan langsung masuk ke rekening resmi lembaga amil zakat. Salah satunya ke rekening 8202161888 a.n. BAZNAS Kota Pekanbaru (kode bank 119).

Seluruh transaksi tercatat secara digital, sehingga muzakki mendapatkan kepastian dan transparansi. Sistem ini juga mendukung pengelolaan dana zakat yang lebih akuntabel dan profesional.

Cara Mudah Bayar Zakat Melalui BRK Syariah

1. Melalui BRKS Mobile Banking

  • Login ke aplikasi BRKS Mobile
  • Pilih menu ZISWaf
  • Pilih jenis pembayaran: Zakat
  • Pilih Lembaga Amil Zakat (misalnya BAZNAS Kabupaten/Kota)
  • Input nominal dan konfirmasi transaksi

2. Transfer Rekening

Nasabah dapat langsung mentransfer ke rekening resmi BAZNAS yang tersedia.

3. ATM dan QRIS

Pembayaran ZIS juga bisa dilakukan melalui ATM BRK Syariah atau menggunakan QRIS di gerai ZIS yang telah bekerja sama.

Dana ASN Tembus Rp61 Miliar, Dikelola Profesional

Sementara itu, Pengurus Pelaksana BAZNAS Provinsi Riau, Naser, mengungkapkan bahwa penghimpunan dana zakat dari potongan gaji ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau terus meningkat. Tahun lalu, nilainya bahkan telah menembus Rp61 miliar. "Alhamdulillah dari tahun ke tahun meningkat. Tahun lalu sudah mencapai Rp61 miliar,” ujarnya.

Dana tersebut sebagian besar ditempatkan di Bank Riau Kepri sebagai bank daerah. Namun ditegaskan, fungsi bank sebatas sebagai penampungan, bukan untuk investasi dana zakat.

Dari sisi sistem, pengelolaan dana kini telah berbasis digital melalui fasilitas cash management system (CMS). Proses transfer kepada mustahik dapat dilakukan secara real time langsung dari kantor, lengkap dengan notifikasi SMS banking.

Penyaluran dana pun diklaim hampir 100 persen langsung disalurkan sesuai peruntukan, tanpa pengendapan. Program distribusi mencakup lima sektor utama, termasuk pendidikan  dari tingkat SMA hingga perguruan tinggi bahkan luar negeri, serta sektor kesehatan melalui kerja sama dengan rumah sakit milik Pemprov Riau.

Komitmen Pemberdayaan Umat

Hadirnya fitur ZISWaf menjadi bagian dari transformasi digital BRK Syariah dalam mendukung pemberdayaan umat. Dengan sistem yang modern, cepat, dan amanah, BRK Syariah ingin memastikan masyarakat dapat menunaikan kewajiban zakat secara tepat waktu sekaligus berkontribusi nyata bagi kesejahteraan sosial.

Di tengah tuntutan era digital, BRK Syariah membuktikan bahwa layanan keuangan syariah tidak hanya patuh prinsip, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan zaman. Zakat kini bukan lagi soal antre dan administrasi rumit cukup lewat genggaman.

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :