Warga Bukitraya Apresiasi Kinerja Setahun Wali Kota, harap Momentum Pembangunan Terjaga

Warga Bukitraya Apresiasi Kinerja Setahun Wali Kota, harap Momentum Pembangunan Terjaga

Foto: Ist

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Warga Kecamatan Bukitraya menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja satu tahun pemerintahan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar.

Apresiasi tersebut disampaikan Muhammad Herwan, Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al Firdaus, dalam kegiatan Safari Ramadan Wali Kota di Masjid Al Firdaus, Kelurahan Tengkerang Labuai, Rabu sore.

Menurut Herwan, meski di tengah keterbatasan anggaran, duet kepemimpinan yang dikenal dengan sebutan AMAN dinilai mampu melakukan berbagai terobosan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik.

“Dalam satu tahun pertama, banyak capaian pembangunan yang dirasakan masyarakat. Mulai dari perbaikan jalan, drainase untuk mengatasi banjir, pembenahan persoalan sampah dan parkir, hingga peningkatan layanan kesehatan dan dukungan dana pendidikan,” ujarnya.

Ia berharap momentum pembangunan yang dinilai positif dan progresif tersebut dapat dijaga secara konsisten dan berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang.

Harapan dan Catatan untuk Pemko
Herwan menegaskan bahwa masyarakat tetap mendukung penuh upaya Pemerintah Kota Pekanbaru dalam membenahi berbagai persoalan kota yang kompleks sebagai ibu kota Provinsi Riau. Namun ia juga mengingatkan agar setiap kebijakan pembangunan tetap mengutamakan kepentingan rakyat dan tidak menambah beban ekonomi masyarakat.

“Kebijakan harus bijak dan cermat, jangan sampai justru memberatkan rakyat yang saat ini masih menghadapi tekanan ekonomi,” katanya.

Ia juga menyoroti persoalan sosial yang dinilai semakin mengkhawatirkan, seperti penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, begal, judi online, serta penyakit masyarakat lainnya. Warga berharap pemerintah mengambil langkah konkret, termasuk penertiban tempat hiburan malam dan praktik yang dinilai meresahkan.

Selain itu, Herwan mengusulkan penguatan pendidikan agama bagi generasi muda, termasuk wacana penerbitan Peraturan Wali Kota atau bahkan Perda yang mewajibkan ijazah Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) sebagai syarat masuk SMP.

Soroti PAD dan Beban Pajak
Warga juga mengapresiasi capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pekanbaru yang disebut meningkat hingga hampir Rp1,175 triliun atau naik 43 persen dari tahun sebelumnya.

Meski demikian, Herwan mengingatkan agar upaya peningkatan PAD melalui pajak dan retribusi dilakukan secara hati-hati agar tidak membebani masyarakat. Ia bahkan mengusulkan agar Pemko mempertimbangkan kebijakan penghapusan PBB untuk rumah utama yang dihuni warga.

“Jangan sampai peningkatan PAD justru memicu keresahan atau aksi penolakan pajak. Kebijakan fiskal harus tetap berpihak kepada rakyat,” tutupnya.

Acara Safari Ramadan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota, Ketua DPRD Pekanbaru, tokoh masyarakat, anggota DPRD Riau, jajaran OPD, serta unsur Forkopimcam Bukitraya.
.

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :