Persib Apresiasi Penyesuaian Jadwal Liga demi Fokus di ACL 2
Foto: Ist, Sumber : Net
BANDUNG, RANAHRIAU.COM- Persib Bandung memastikan kesiapan penuh untuk membawa nama baik Indonesia di ajang AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026 setelah terhindar dari jadwal kompetisi domestik yang dinilai memberatkan. Penyesuaian jadwal laga Super League melawan Borneo FC Samarinda menjadi faktor penting dalam menjaga performa Maung Bandung di level Asia.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menilai keputusan iLeague selaku operator kompetisi untuk menggeser jadwal pertandingan sebagai langkah tepat dan strategis. Menurutnya, perubahan tersebut mencerminkan kolaborasi positif antara klub dan operator liga demi kepentingan sepak bola nasional.
Sebelumnya, Persib dijadwalkan menghadapi Borneo FC pada pekan ke-21 Super League 2025/2026, tepatnya pada 16 Februari 2026. Namun, iLeague memutuskan menggeser laga tersebut ke 15 Maret 2026 setelah mempertimbangkan agenda Persib di kompetisi Asia.
Keputusan itu diambil karena Persib tengah menjalani babak 16 besar ACL 2. Maung Bandung akan menghadapi wakil Thailand, Ratchaburi FC, dalam dua leg yang dijadwalkan berlangsung pada 11 dan 18 Februari 2026. Jika laga domestik tetap digelar sesuai jadwal awal, Persib hanya memiliki jeda dua hari antarlaga, termasuk perjalanan jauh dari Samarinda ke Bandung.
Adhitia menilai jadwal awal tersebut berpotensi berdampak buruk terhadap kondisi fisik dan kesiapan tim. Karena itu, perubahan jadwal dianggap sebagai solusi realistis agar Persib dapat tampil maksimal di kompetisi Asia tanpa mengorbankan performa di liga domestik.
“Persib mengucapkan terima kasih atas respons positif dan komunikasi terbuka dari iLeague. Penyesuaian jadwal ini bukan hanya membantu Persib secara teknis, tetapi juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap perjuangan klub Indonesia di level Asia,” ujar Adhitia, dikutip dari laman resmi Persib.
Ia menegaskan bahwa kiprah Persib di ACL 2 tidak hanya membawa kepentingan klub, tetapi juga mengemban nama Indonesia di kancah Asia. Menurutnya, keberhasilan melangkah jauh di kompetisi antarklub AFC akan berdampak positif terhadap peringkat dan koefisien liga Indonesia pada musim-musim mendatang.
Adhitia berharap momentum ini dapat dimanfaatkan bersama untuk memperkuat ekosistem sepak bola nasional melalui sinergi antara klub, operator liga, federasi, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Kami memandang ini sebagai langkah bersama. Ketika klub, operator liga, dan seluruh stakeholder saling mendukung, maka yang diuntungkan bukan hanya satu klub, tetapi juga sepak bola Indonesia secara keseluruhan,” katanya.
Dengan jadwal yang lebih ideal, Persib diharapkan mampu tampil kompetitif menghadapi Ratchaburi FC di babak 16 besar ACL 2 2025/2026, sekaligus menjaga konsistensi performa di kompetisi domestik sepanjang musim.


Komentar Via Facebook :