Bupati Siak sambangi PLN, Bukti Keseriusan tangani Listrik hingga ke Pelosok Desa

Bupati Siak sambangi PLN, Bukti Keseriusan tangani Listrik hingga ke Pelosok Desa

Foto: Ist

SIAK, RANAHRIAU.COM- Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, mendatangi Kantor PLN UP3 Pekanbaru di Jalan Setia Budi, Selasa (27/1/2026), guna mendorong percepatan pemerataan listrik di seluruh wilayah Kabupaten Siak.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Siak untuk memastikan desa dan dusun yang belum teraliri listrik segera mendapatkan pelayanan kelistrikan. “Ini bentuk keseriusan saya sebagai Bupati Siak. Saya datang langsung ke PLN agar kita bisa menuntaskan kewajiban kepada rakyat, yaitu menerangi seluruh wilayah Kabupaten Siak,” kata Afni.

Afni menyebutkan, tantangan utama pemerataan listrik di Siak berasal dari status kawasan, seperti hutan lindung, HGU, HTI, serta kawasan migas yang merupakan Barang Milik Negara (BMN). Ia menilai persoalan status kawasan tidak boleh terus menjadi penghambat.

Lebih dari 80 kampung dan kelurahan di Kabupaten Siak, kata Afni, berada di dalam dan sekitar kawasan HTI, HGU, serta BMN. Pemerintah daerah, lanjutnya, siap berkolaborasi dengan PLN untuk menyelesaikan persoalan perizinan dan hambatan teknis di lapangan. “Kita ingin duduk bersama, membahas satu per satu titik wilayah yang belum berlistrik dan mencari solusinya secara langsung,” ujarnya.

Kunjungan tersebut mendapat apresiasi dari Manager Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) PLN Provinsi Riau, Denny Yendra, dan Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Pekanbaru, Wilsriza.

Denny mengatakan, kunjungan Bupati Siak menjadi momentum penting penguatan koordinasi antara pemerintah daerah dan PLN dalam percepatan pemerataan listrik, khususnya bagi wilayah terpencil.

Dalam Program Listrik Desa (Lisdes) melalui Anggaran Biaya Tambahan (ABT) APBN 2025, PLN mencatat terdapat empat lokasi di Kabupaten Siak yang masuk dalam program tersebut. Dua lokasi telah menunjukkan progres pembangunan, sementara dua lainnya masih menunggu kelengkapan perizinan.

Empat lokasi tersebut berada di Dusun Muara Kelantan Tumang Siak, Dusun Bedeng, Dusun Suka Pudung, dan Dusun Bukit Keramat. Total pembangunan jaringan meliputi Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 29,15 kilometer, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 22,27 kilometer, serta pembangunan gardu listrik berkapasitas total 700 KVA.

Dusun Muara Kelantan Tumang Siak di Kecamatan Sungai Mandau telah mencapai progres pembangunan 100 persen. Sementara Dusun Bedeng masih berada pada tahap pendirian tiang.

Adapun Dusun Suka Pudung dan Dusun Bukit Keramat di Desa Minas Barat, Kecamatan Minas, belum dapat dilaksanakan karena masih memerlukan izin dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) terkait pemanfaatan kawasan BMN. “Saat ini proses yang berjalan adalah pengurusan izin prinsip dan izin pendayagunaan dari Kementerian Keuangan sebagai syarat utama pembangunan jaringan listrik di kawasan BMN,” kata Denny.

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :