KBIHU dan Travel Haji-Umrah SAI Muhammadiyah
Semarak Milad Muhamadiyah, PDM Pekanbaru luncurkan Layanan Haji Umrah berbasis Amanah dan Pencerahan
Foto: Ist
PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pekanbaru kembali menunjukkan kiprah pencerahannya.
Pada Ahad (7/12), Milad ke-113 Muhammadiyah dirayakan dengan penuh khidmat dan optimisme, sekaligus menandai lahirnya layanan baru: KBIHU dan Travel Haji–Umrah SAI Muhammadiyah.
Acara yang berlangsung di Masjid Al-Furqan Muhammadiyah, PCM Payung Sekaki, ini menghadirkan suasana haru, semangat, dan rasa syukur atas panjangnya perjalanan Persyarikatan.
Rangkaian kegiatan dibuka dengan Tabligh Akbar oleh Prof. Dr. Harsat Efendi dari PWM Sumatera Utara. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan bahwa usia 113 tahun bukan hanya capaian, tetapi amanah besar untuk terus memperkuat dakwah dan kontribusi bagi bangsa.
“Milad adalah momentum untuk bersyukur, berintrospeksi, dan meneguhkan komitmen agar dakwah kita makin mencerahkan umat,” pesannya.
Ketua PDM Pekanbaru, Jabarullah, juga menggaungkan ajakan serupa. Di hadapan ribuan jamaah, ia menegaskan bahwa Milad ke-113 harus menjadi energi baru bagi seluruh warga Muhammadiyah.
“Ini saatnya kita berkhidmat lebih sungguh-sungguh. Persyarikatan harus hadir dengan karya nyata untuk kesejahteraan bangsa,” ujarnya.
Momentum Milad dipertegas dengan peluncuran resmi KBIHU dan Travel Haji–Umrah SAI Muhammadiyah oleh Dr. Imron Rosadi, Wakil Ketua PWM Riau.
Kehadiran layanan ini dinilai sebagai tonggak penting dalam memberikan pendampingan ibadah yang profesional dan berintegritas.
“Inisiatif ini adalah langkah maju. Semoga menjadi sarana ibadah yang amanah, sesuai nilai-nilai Muhammadiyah, dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” kata Dr. Imron.
Kegiatan yang dihadiri jajaran pimpinan PWM, PDM, PCM, PRM, pimpinan amal usaha, guru, karyawan, serta warga Muhammadiyah se-Pekanbaru ini menguatkan satu pesan: Muhammadiyah terus melangkah, terus hadir, dan terus memberi.
PDM Pekanbaru berharap Milad ke-113 menjadi pengokoh gerak Persyarikatan dalam pendidikan, pelayanan sosial, pemberdayaan umat, dan dakwah pencerahan, bukan hanya sebagai slogan, tetapi sebagai kerja nyata di tengah masyarakat.
Sebagaimana tema besarnya, Milad kali ini bukan sekadar perayaan, tetapi ikhtiar menyemai harapan: bahwa Muhammadiyah akan selalu menjadi suluh bagi umat dan bangsa.


Komentar Via Facebook :