Pussimpur Bikin Gempar: Datang tanpa Status Unggulan, Pulang Bawa Podium Tim Raksasa Tumbang
Foto: Ist
BANDUNG, RANAHRIAU.COM - Di tengah hiruk-pikuk Lapangan Voli Kodiklatad, Jumat (14/11/2025), Pussimpur menutup mulut para pengamat yang semula meremehkan mereka. Tim yang tak diunggulkan itu justru merangsek ke podium dan mengamankan Juara 3 dengan kemenangan telak 2–0 atas Tim Gabungan Sdirdik, Sdirren, dan Kesehatan.
Pada ajang HUT ke-31 Kodiklatad tahun 2025 ini, Pussimpur bukan hanya bermain bagus—mereka mengguncang hierarki voli internal Kodiklatad.
Perjalanan mereka bukan sekadar rangkaian laga, tapi drama penuh kejutan.
Laga perdana? Menang dramatis 2–1 dari Tim Gabungan Inspektorat–Sdirjian, sebuah duel yang nyaris memaksa tim medis turun tangan saking tegangnya suasana.
Laga kedua? Pusdik Pengmilum dipaksa tunduk 2–1 setelah perang panjang yang membuat suporter berteriak histeris tiap reli panjang.
Namun, jalan mereka menuju semifinal terputus. Ajen Kodiklatad, sang raksasa turnamen, menghentikan langkah Pussimpur 0–2.
Tapi bukan Pussimpur namanya kalau menyerah. Mereka bangkit, menata strategi, dan kembali ke lapangan untuk perebutan tempat ketiga dengan determinasi seorang prajurit yang ditolak mundur dari medan tempur.
Hasilnya? Dua set. Dua hantaman telak. Nol belas kasihan.
Tim Gabungan Sdirdik–Sdirren–Kesehatan dibuat tak berkutik. Pussimpur mengunci laga 2–0, menghancurkan ambisi lawan naik podium, dan mengamankan posisi terhormat tanpa kompromi.
Tak bisa dipungkiri, moral tim melejit karena dukungan masif suporter dan kehadiran Danpussimpur, Kolonel Inf Trijoko Adiwiyono, S.H., M.Si., yang setia berdiri di pinggir lapangan sejak laga pertama. Aura kepemimpinannya terasa seperti tameng moral yang menebalkan mental bertanding.
Sementara itu, di laga final hari yang sama, Ajen Kodiklatad menunjukkan dominasinya dan keluar sebagai Juara 1 setelah menundukkan Sdirum yang harus pulang dengan status Juara 2.
Dengan demikian, komposisi akhir pun mengerucut:
Juara 1: Ajen Kodiklatad
Juara 2: Sdirum
Juara 3: Pussimpur — Sang Kuda Hitam yang Menolak Tunduk


Komentar Via Facebook :