Sejarah Phuket, Thailand: Dari Pulau Timah hingga Destinasi Dunia
Sudut Old Town Phuket
RANAHRIAU.COM- Phuket, pulau terbesar di Thailand, kini dikenal sebagai destinasi wisata kelas dunia dengan pantai eksotis, budaya kaya, dan kehidupan malam yang semarak.
Namun jauh sebelum menjadi magnet wisata global, Phuket memiliki sejarah panjang yang dipengaruhi oleh perdagangan, kolonialisme, hingga perjuangan rakyat lokal.
Awal Mula: Persinggahan Jalur Dagang
Sejak ratusan tahun lalu, Phuket sudah dikenal sebagai titik penting di jalur perdagangan maritim antara India dan Tiongkok.
Letaknya yang strategis di Laut Andaman menjadikan pulau ini persinggahan pedagang Arab, India, Tiongkok, dan kemudian bangsa Eropa.
Hasil bumi, terutama kayu dan rempah, menjadi komoditas utama yang menarik para saudagar.
Era Tambang Timah
Mulai abad ke-16 hingga abad ke-20, Phuket menjadi salah satu penghasil timah terbesar di Asia Tenggara.
Kekayaan tambang ini membuat banyak orang Tionghoa bermigrasi ke Phuket, membawa serta budaya dan tradisi mereka.
Hingga kini, pengaruh Tionghoa masih terlihat jelas dalam arsitektur kota tua Phuket, festival, hingga kuliner khasnya.
Invasi dan Pahlawan Perempuan
Salah satu momen paling bersejarah terjadi pada tahun 1785 ketika pasukan Burma (Myanmar) mencoba menyerang Phuket.
Pada saat itu, gubernur pulau baru saja wafat, dan dua perempuan tangguh—Thao Thep Kasattri dan Thao Sri Sunthon—mengambil alih kepemimpinan.
Dengan kecerdikan dan keberanian mereka, serangan Burma berhasil dipatahkan. Kedua tokoh ini kini dikenang sebagai pahlawan dan menjadi simbol keberanian warga Phuket.
Pengaruh Kolonial dan Modernisasi
Meskipun tidak pernah dijajah secara langsung oleh bangsa Eropa, Phuket banyak dipengaruhi oleh kolonialisme melalui jalur dagang.
Arsitektur bergaya Sino-Portugis yang masih berdiri di Phuket Town hingga kini adalah bukti kuat pengaruh budaya asing yang berbaur dengan lokal.
Dari Pulau Industri ke Pulau Wisata
Setelah era kejayaan timah meredup pada pertengahan abad ke-20, ekonomi Phuket mulai beralih ke sektor pariwisata.
Sejak tahun 1970-an, keindahan pantai Patong, Kata, dan Karon mulai mendunia. Infrastruktur modern pun dibangun, menjadikan Phuket sebagai salah satu destinasi wisata internasional terpopuler di Asia.
Phuket Hari Ini
Kini, Phuket bukan hanya ikon pariwisata Thailand, tetapi juga cermin keberagaman budaya: perpaduan etnis Thai, Tionghoa, Melayu, dan pengaruh Barat.
Festival Vegetarian, Patung Buddha Raksasa, hingga Old Town yang berwarna-warni menjadi daya tarik tersendiri. Dari pulau tambang hingga surga wisata, sejarah Phuket adalah kisah tentang transformasi, keberanian, dan adaptasi.


Komentar Via Facebook :