Pelabuhan Roro Bengkalis Lumpuh, Puluhan Supir Cold Diesel dan Masyarakat Gelar Aksi

Pelabuhan Roro Bengkalis Lumpuh, Puluhan Supir Cold Diesel dan Masyarakat Gelar Aksi

Puluhan Supir Cold Diesel Gelar Aksi di Pelabuhan Roro Bengkalis

BENGKALIS, RANAHRIAU.COM - Aksi mogok yang dilakukan puluhan supir dan masyarakat di Pelabuhan Roro Air Putih Bengkalis memang menunjukkan tingkat kekesalan yang tinggi terhadap pelayanan penyeberangan. 

Mereka (para supir) hadang mobil Cold Diesel di pintu masuk pelabuhan sebagai bentuk protes. Para supir menuntut penambahan jumlah kapal roro seperti yang pernah dijanjikan Dinas Perhubungan. 

Kondisi ini menyebabkan banyak kendaraan mengantri lama ada yang sampai 4 hari berada di Bengkalis, dan ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi supir Cold Disel dan penumpang lainnya. 

Situasi di pelabuhan penyeberangan roro Bengkalis mulai menunjukkan tanda-tanda mereda setelah pihak kepolisian turun tangan. 

Kabag Ops Polres Bengkalis, Kompol Nurman, SH, MH, bersama Kasat Intel Polres Bengkalis, AKP Irwandi, SH, MH, Kapolsek Bengkalis Hendro, dan sejumlah personil kepolisian lainnya mendatangi lokasi unjuk rasa. 

Sementara itu, Wakil Ketua SPTI Kabupaten Bengkalis, Iwan, mewakili para supir Cold Diesel, menyampaikan, bahwa mereka semua menuntut pemerintah melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Bengkalis untuk menambah jumlah kapal roro karena pelayanan saat ini dianggap tidak maksimal.

Ini menyebabkan antrean panjang dan kesulitan bagi masyarakat Bengkalis yang ingin menyeberang, baik ke Sungai Selari maupun sebaliknya. 

"Ia berharap, pemerintah dapat segera merealisasikan penambahan kapal roro untuk mengatasi masalah antrean dan meningkatkan pelayanan penyeberangan." ungkap Iwan.

Dikatakan Iwan, kami juga meminta jangan hanya mobil pribadi aja yang masuk, Cold Disel, apa para supir mobil Cold Disel tidak manusia," jelasnya dengan nada kesal disaksikan oleh masyarakat. 

Kami para supir menekankan, bahwa tidak hanya mobil pribadi yang seharusnya mendapatkan prioritas untuk menyeberang. Sementara, Cold Diesel dan supirnya juga manusia yang berhak mendapatkan pelayanan layak. Selain itu, kami juga merupakan bagian penting dari ekonomi di Bengkalis. 

"Cold Diesel merupakan kendaraan penting untuk kegiatan logistik dan ekonomi, sehingga kelancaran penyeberangannya sangat dibutuhkan, ini menunjukkan betapa pentingnya pelayanan yang adil dan sesuai kebutuhan berbagai pihak yang menggunakan fasilitas penyeberangan di Bengkalis." tegas Iwan.

Ditempat yang sama, Kadishub diwakili Kabid pelayaran Dishub Bengkalis, Edi Kurniawan, memberikan klarifikasi bahwa ketidaktersediaan satu kapal Roro tadi pagi adalah tidak disengaja. 

Ia menyampaikan ada tambahan satu kapal Roro lagi yang akan beroperasi hari ini.

"Insya Allah, besok ada kapal Mutiara Pertiwi II. Untuk kepastian besok apa benar jalan atau tidak mari kita dengar sama-sama penyampaian Kepala perwakilan dari perusahaan pelayaran PT. Atosim Lampung Pelayaran (ALP) Gunawa," jelas Edi. 

Kepala Perwakilan PT. Atosim Lampung Pelayaran (ALP), Gunawan melalui via phone, Kabid pelayanan Edi Kurniawan, mengatakan, kapal Mutiara Pertiwi II direncanakan akan beroperasi besok, pada Sabtu 14 September 2025, dengan trip pertama atau kedua dari pelabuhan Roro Air Putih menuju Sungai Selari. 

Bahwa persiapan keselamatan penumpang dan crew kapal Mutiara Pertiwi II memang sedang dilakukan dengan sangat hati-hati oleh PT. Atosim Lampung Pelayaran (ALP). 

"Ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk memastikan keamanan dan keselamatan semua orang di atas kapal," ungkap Gunawan. 

Editor : Eriz
Komentar Via Facebook :