Pemda Kuansing Tetapkan Harga Lapak di Lokasi Pacu Jalur Naik Menjadi Rp.1 Juta Per Meter
Panitia Meninjau Kesiapan Lokasi Pacu Jalur
KUANSING, RANAHRIAU.COM - Pemerintah daerah kabupaten Kuantan Singingi (Pemda Kuansing) kembali menetapkan harga lapak di arena Pacu Jalur di Tepian Narosa Teluk Kuantan. Yang mana, Pacu Jalur di Teluk Kuantan akan digelar selama 5 (lima) hari, mulai tanggal 20 sampai 24 Agustus 2025.
Adapun harga lapak yang ditetapkan oleh Pemda Kuansing kepada pedagang cukup fantastis, yakni 1 juta rupiah per meter selama lima hari. Harga ini dinilai cukup fantastis bagi pedagang yang berjualan pada saat perhelatan Pacu Jalur nantinya.
Dari informasi yang beredar, harga lapak 1jt per meter itu sontak membuat pedagang kaget, sebab, jika dibandingkan dengan tahun lalu, harga lapak sudah mencapai Rp.200 ribu/meter selama 5 hari, namun berbeda dengan tahun ini, yakni 1juta rupiah per meter selama 5 hari.
Hal itu dibenarkan oleh kepala dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian, Delis Martoni kepada ranahriau.com Rabu (13/8/2025) malam melalui sambungan telepon seluler. Ia tidak menampik bahwa harga lapak tersebut memang jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan tahun lalu.
" Iya, 200 ribu per meter (kesamping), jadi kalau Pacu Jalur berlangsung selama 5 hari, tentu diangka 1 juta permeter. Harga ini sudah sesuai dengan perda tahun 2024," kata Delis Martoni.
Selaku kadis kopdagrin, delis Martoni juga khawatir jika mengambil keputusan untuk menurunkan harga lapak, sebab sudah ditetapkan dalam peraturan daerah nomor 1 Tahun 2024 tentang pajak daerah dan retribusi daerah.
" Nanti kalau jauh lebih berkurang jumlah pedagang yang mengambil lapak, perda ini akan dievaluasi kembali untuk tahun berikutnya," jelas Delis Martoni
Hingga per hari ini, sambung nya, sudah 130 meter lapak yang terjual. Artinya, sudah sekitar 130 juta rupiah duit lapak yang masuk ke kas daerah sebagai pendapatan asli daerah (PAD).
Sementara itu, Dedi, salah seorang pedagang yang ingin berjualan pada saat perhelatan Pacu Jalur, terpaksa mengurungkan niatnya untuk berjualan di sekitar lokasi. Sebab, menurut nya harga lapak sangat memberatkan baginya yang hanya berjualan mainan anak-anak.
" Saya batal mengambil lapak untuk berjualan saat pacu jalur di sekitar Arena. Soalnya harga lapak terlalu tinggi dan memberatkan kami sebagai pedagang. Silahkan saja bagi pedagang yang mampu dengan harga segitu," keluh Dedi


Komentar Via Facebook :