Diduga Karena Kelelahan, Pria 41 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Jalan Kebun
KUANSING, RANAHRIAU.COM - Warga Desa Lubuk Ambacang, kecamatan Hulu Kuantan kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang tergeletak tertelungkup di jalan menuju area perkebunan.
Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh Tando, warga Lubuk Ambacang ketika di jalan pulang dari kebun pada Selasa 12 Agustus 2025, sore sekitar pukul 16.00 WIB.
Kapolsek Hulu Kuantan, Iptu Pardomuan Aris Suranta ketika dikonfirmasi ranahriau.com menjelaskan, korban ditemukan sudah meninggal dunia tepatnya di jalan setapak yang biasa digunakan warga untuk menuju kebun.
Korban diketahui bernama Epi (41), yang selama ini dikenal aktif berkebun. Menurut keterangan resmi dari pihak kepolisian, saat ditemukan, korban dalam posisi tertelungkup dan sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
"Hasil visum di Puskesmas, di tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun luka-luka yang mencurigakan," kata Kapolsek.
Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga korban, ternyata korban sering bergadang, dan paginya langsung ke kebun untuk memanen buah sawit. " Di kebun masih ditemukan buah sawit yang sudah dipanen korban," terang Kapolsek.
"Korban diduga kelelahan, karena malamnya bergadang, lalu paginya langsung pergi memanen sawit ke kebun. Mungkin di kebun sudah merasa ada yang sakit, lalu korban pulang, kemudian tiba-tiba di jalan jatuh dari sepeda motor, lalu tergeletak dan meninggal dunia," ucap Kapolsek.
Saat dilakukan pengecekan di lokasi, pria dua orang anak itu ditemukan tanpa baju, dan memakai celana pendek dalam posisi telungkup. posisi terhimpit oleh sepeda motor korban, dan tidak ditemukan barang-barang mencurigakan di sekitar lokasi kejadian.
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Desa Lubuk Ambacang, Iis Iswandi kepada tanahriau.com Selasa malam. Dikatakan kades, Pihak keluarga korban telah mengonfirmasi bahwa korban sering bergadang , dan tidak ada riwayat penyakit lain. Jenazah tidak dilakukan otopsi dan rencananya akan langsung dimakamkan besok pagi.
Polisi menyatakan bahwa tidak ada unsur pidana dalam kasus ini, dan kejadian tersebut murni disebabkan oleh faktor kesehatan korban.


Komentar Via Facebook :