Perpisahan Murid SMAN 8 : Walimurid keluhkan biaya Prom Night, Kepala Sekolah bilang Tak Tahu
Foto: ist
PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Sejumlah wali murid di SMAN 8 Pekanbaru mengeluhkan adanya biaya yang harus dikeluarkan terkait Perpisahan dan acara Prom Night yang kabarnya akan digelar di salahsatu hotel di Pekanbaru, Senin (21/04/2025).
Ketika wartawan lakukan konfirmasi dilapangan ke PLT. Kepala Sekolah SMAN 8 Pekanbaru Sulismayati, ia menjelaskan khusus di SMAN 8 sejak tahun 2020, perpisahan / pelepasan siswa kls XII dilakukan disekolah dalam acara apel bersama. Dalam apel bersama ini para perwakilan orangtua murid kelas XII akan diundang.
''Ketika duduk dikelas X, orng tua menyerahkan ananda nya kesekolah untuk di didik dan setelah 3 tahun menempuh pendidikan, maka tibalah saatnya sekolah mengembalikan ananda ke orang tua nya masing-masing. Tradisi ini akan tetap pihak sekolah lakukan tahun ini." Sebutnya.
Saat pewarta menanyakan terkait biaya perpisahan di bebankan kepada orang tua Rp 385.000/siswa. Sulismayati mengatakan pihak sekolah sudah melakukan klarifikasi kepada Komite dan Panitia yg terdiri dari perwakilan orang tua yg tergabung dalam Paguyuban kelas XII.
"Intinya mereka tetap patuh pada aturan yang berlaku. Tidak akan melaksanakan perpisahan di luar sekolah dan jika ada dana yg sudah telanjur di terima panitia, maka akan segera dikembalikan ke orang tua peserta didik yang bersangkutan." Jelasnya.
Ketika disinggung ada acara Prom Night di hotel The Zuri dengan biaya Rp 300.000 s/d Rp 400.000 / siswa, Sulismayati malah menjawab pihak sekolah tidak tahu menahu dengan acara tersebut.
"Pihak sekolah tidak tau menahu ada acara tersebut." Tegasnya.
Sementara di tempat berbeda saat pewarta menanyakan kepada Kepala Dinas pendidikan Propinsi Riau Erisman Yahya terkait biaya perpisahan Sekolah Menengah Atas Negeri dan Prom night. Namun, Sampai berita ini di tayang kan tidak ada jawaban .


Komentar Via Facebook :